|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Pertanyaan: Assalamu`alaikum wr. wb. Mohon bantuan penjelasannya : Pada saat pelaksanaan zakat fitrah kemaren, ada suatu edaran dari suatu panitia penerimaan zakat fitrah (katakanlah panitia penerimaan di suatu masjid agung atau masjid jami'), dimana untuk zakat fitrah dapat disetorkan dalam bentuk uang.
|
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Redaksi Yth, Saya ingin menanyakan kapankah dimulainya kita boleh membayarkan zakat fitrah dan kapankah paling lambatnya? Terima kasih atas jawabanya.
|
|
Ditulis oleh Arwani Syaerozi*
|
Tidak terasa satu bulan penuh kita telah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, satu bulan kita telah berhasil menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Di saat bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan itu telah pergi, hari ini kita dipertemukan dalam momen kegembiraan, yaitu hari raya idul fitri. Kalau kita artikan secara tekstual, bermakna "hari berbuka" atau "hari kembali kepada fitrah", fase kehidupan manusia yang dianggap suci, bersih dan terbebas dari segala dosa.
|
|
Ditulis oleh Ustadz Muladi Mughni, Lc.
|
|
Pada hari yang mulia ini, kita sama-sama tengah menyelenggarakan suatu perayaan besar ummat Islam di seluruh dunia, yaitu perayaan idul fitri atau yang biasa kita kenal dengan hari raya lebaran. Satu bulan penuh kita digembleng oleh Allah swt dalam suatu training ruhani yang disebut puasa, maka kita berdoa kepada Allah swt, semoga puasa yang telah kita jalankan beberapa hari yang lalu, dapat mengantarkan kita sebagai pemenang dan hamba-hamba pilihan dengan predikat al-muttaqun atau orang-orang yang bertaqwa. Sebagaimana yang disinggung dalam firman Allah swt. |
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Assalamu'alaikum wr. wb. terima kasih atas jawabannya tentang qunut yang dapat membantu saya menambah pengetahuan, dan pada saat ini saya ingin bertanya keraguan yang ada pada diri saya:
1. saya waktu mendengarkan berita bahwa pada satu syawal / hari raya jatuh pada tanngal 5 desember. yang ingin saya tanyakan :
a. syarat - syarat mengadakan shalat hari raya idul fitri dan apakah hukum mengadakan perpisahan antara masjid ( mengadakan di tempat yang lain ) ? |
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
Oleh : Arwani Syaerozi, Lc * Dalam Islam kita mengenal beberapa hari kebesaran, dalam satu minggu kita akan bertemu dengan hari Jum`at, sebuah hari raya dalam tarf mingguan. Untuk level tahunan kita pun mengenal Idul fitri dan Idul adha, merupakan dua hari kebesaran level tahunan bagi komunitas muslim se-dunia. |
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Idul Fitri hari Kebahagiaan dan Kemenangan Ied-ud-Fithr terdiri dari dua kata, yaitu ied yang artinya hari raya, dari asal kata 'ayada yg artinya kembali. Dikatakan ied karena pada hari itu Allah s.w.t mengembalikan kegembiraan dan rasa suka cita kepada hambaNya. Ada yang mengatakan disebut ied karena pada hari itu kembalinya kebaikan-kebaikan dari Allah kepada hamba, pda hari itu seorang hamba kembali dalam keadaan suci karena telah bertaubat kepada Allah dan telah meminta maaf kepada sesamanya. |
|
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Menurut yang saya pahami sesuai dengan surat al-Qodar bahwa Al-Qur'an diturunkan pada malam lailatul Qodar yang nota bene adanya pada 10 hari terakhir dari bulan Romadlon antara tanggal 20-29/30 romadlon. Padahal dalam sejarah islam yang kita ikuti sampai saat ini peringatan nuzulul qur'an pada 17 romadlon. |
|
Ditulis oleh Ustadz Asep Dani
|
|
Secara terminologi Lailatul Qodar diartikan sebagai "Malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan (83,3 Tahun)". Sebagai mana Allah swt firmankan dalam surat al-Qodar. Secara etimologi: Lailatul Qodar terdiri dari dua suku kata "Lailah" dan "al-Qodar".Lailah" berarti malam. Sedangkan kata "al-Qodar" mempunyai beberapa arti : |
|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
Pada dasarnya semua jenis dzikir baik untuk diamalkan pada malam (yg kita duga sbg malam) Lailatul Qadar. Tapi yg paling banyak dilakukan dan memang diajarkan Rasul SAW adalah sbb: Allaahumma innaka 'afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'annaa [Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah kami]. Dari A'isyah r.a. "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, seandainya aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang yang sebaiknya aku baca?". Rasulullah bersabda bacalah : "Allahuma inni afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu'anna" (H.R. Tirmidzi) |
|
|
|
|
|