Asma'ul Husna

Tanya:

Di pasaran banyak dijual buku asmaaul husna (99 nama Allah), apakah itu ada hadisnya? Kalau ada apakah sahih? Dan apakah ke-99 nama Allah tersebut diriwayatkan langsung oleh Rasullullah Muhammad Saw. dengan sedetil itu pada para sahabat. Bahkan dituliskan di buku tersebut, bila nama-nama Allah tersebut dibaca sekian kali akan berkasiat ini…, misalnya. Karena yang saya tahu berdasar dari QS. 17: 110 dan QS. 7: 180 dengan mengacu pada QS. 59: 22 – 24 (sbg. ayat "Asmaa-ul Husna"), sepertinya Allah swt. sudah menetapkan bahwa "Asmaaul Husna"nya Allah swt. adalah seperti yang tercantum dalam QS. 59: 22 – 24. Jadi "99" nama Allah yang beredar di pasaran itu bagaimana?
Terima kasih atas bantuannya untuk menjawab pertanyaan saya.

Adelia

Jawab:

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyatakan demikian:
"Allah s.w.t. bersabda "Dan sesungguhnya Allah mempunyai nama-nama yang bagus, maka berdoalah dengannya" (Q.S. Al-A'raf : 180). Dan Nabi Muhammad s.a.w. pernah berkata: "Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, barangsiapa menghafalnya maka akan masuk sorga (man ahsyaaha dakhalal jannah), sesungguhnya Allah adalah Zat Yang Ganjil (satu) dan menyukai (hitungan) yang ganjil (dalam ibadah), lalu disebutkannya nama-nama Allah yang berjumlah 99 tersebut. Imam Nawawi juga menegaskan bahwa hadis tersebut diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, adapun nama-nama Allah secara terperinci telah diriwayatkan oleh Tirmizi dan ulama hadis lainnya dengan sanad yang baik (hasan)."

Arti "ahsya" adalah menghafalkannya sebagaimana ditegaskan oleh Bukhari dan kebanyakan ulama lainnya. Pendapat ini diperkuat dengan riwayat sahih yang mengatakan dengan nash "hafidza" artinya menghafalkan. Pendapat lain mengatakan bahwa maksudnya adalah mengetahui makna dan arti dari nama-nama Allah tersebut dan mengimaninya. Pendapat ketiga mengatakan bahwa maksudnya adalah mendalami, menjaga maksudnya serta mengimplementasikan semua kandungan maknanya ke dalam kehidupan nyata.

Imam Nawawi juga menegaskan dalam Syarh Sahih Muslim, bahwa para ulama telah mencapai konsensus bahwa hadis di atas tidak menunjukkan bahwa Allah s.w.t hanya mempunyai 99 nama, akan tetapi yang dimaksud dalam hadis bahwa barangsiapa menghafalkan ke 99 nama Allah tersebut, insya Allah akan masuk sorga. Maka tersebutlah dalam satu hadis Nabi berdo'a: "Aku memohon kepadaMu dengan semua nama yang telah Engkau jadikan mereka nama untukMu, ataupun nama-nama yang Engkau rahasaikan di sampingMu". Nama-nama Allah swt ini semuanya merupakan "tauqifiyah" (hanya Allah yang berhak memberikan dan menjadikannya sebagai nama Allah).

Sesuai pendapat yang ketiga di atas, yang terpenting terhadap nama-nama Allah adalah mengimaninya dan mengamalkan kandungan isinya sebagi manifestasi dari keimanan tadi, tidak sekedar menghafalkan dan mengucapkannya, karena pengetahuan dan keimanan tidak lain adalah untuk diamalkan bukan sekedar diucapkan. Wallahu a'lam bissowab.

Muhammad Niam