Bacaan Imam Terlalu Panjang

—– Tanya —– Assalamu'alaikum wr wb Pak Ustad Bagaimana hukumnya sholat magrib, pada saat sesudah al fatihah rokaat pertama membaca surat yasin (50 %). Kemudian setelah rokaat yang kedua yang 50 % surat yasin tersebut di lanjutkan lagi, sehingga waktu yang diperlukan untuk sholat magrib sangat panjang. Bukankah sholat magrib itu waktunya sangat pendek. Apakah tidak afdol kalau hanya membaca surat pendek saja. Penjelasannya sangat kami harapkan. Wassalam, Jawab : Dalam shahih Bukhari, bab "Agama itu Mudah", ada hadits sebagai berikut : Sayyidah Aisyah r.a. berkata : Rasulullah s.a.w tidak memilih satu di antara dua perkara kecuali memilihnya yang mudah, selama bukan merupakan hal dosa. Jika merupakan hal berdosa, maka beliau manusia yg paling jauh darinya [dosa]…..dst" Dan dalam shahih Bukhari [juga], pada Kitaabul 'Ilmi, bab "Marah pada saat memberikan nasehat dan pengajaran…" . Abu Mas'ud r.a berkata: seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw: wahai Rosul, saya tidak tahu siapa yang sholatnya lebih lama dari si Fulan… Aku (laki-laki itu) lalu bercerita : …Maka saya pada saat itu melihat Rosul saw sangat marah dan bersabda (kepada orang-orang): wahai manusia, sesungguhnya kalian itu bermacam-macam, maka barang siapa mengimami sholat hendaknya meringankan, karena (di dalam jamaah itu) ada orang-orang yang (mungkin) sakit, lemah dan punya kepentingan (mendesak)". Hadits ini sangat jelas bahwa Rosul saw ingin agar siapapun yang menjadi Imam Sholat janganlah membaca surat atau ayat yang panjang. Karena para jamaahnya ada yang tua, muda, punya hajat dan kepentingan dan lain sebagainya. Demikian, semoga membantu. Wassalam, M. Luthfi Thomafi