Bacaan Setelah Al-Fatihah

Pertanyaan:

(1)

Pesantren Virtual Yth,

Saya sedang menjalankan ibadah shalat sunnah, Taubat, Hajat dan Istikharah. Yang saya ingin tanyakan adalah cara kita membaca surat dari masing2 shalat sunnah tersebut sama atau masing2 berbeda? Apakah surat yang kita baca setelah Al Fatihah adalah: Rakaat pertama Al-Kafirun dan Rakaat kedua Al-Ikhlas, atau ada surat lainnya?

Terima kasih

(2)

  1. Apakah dibolehkan membaca ayat-ayat pendek , seperti ayat 7, ayat 5 atau ayat 15 dan lainnya (dimana merupakan kumpulan dari beberapa Ayat yang tersirat dalam Al-Qur'an / Surat) setelah membaca Q.S. Al-Fatihah?
  2. Apakah ayat-ayat yang dibaca setelah Q.S. Al-Fatihah dalam Shalat harus bersambung satu dengan lainnya dalam satu Surat atau boleh membaca ayat-ayat dari Surat yang lain? Misalnya, pada Rakaat 1, setelah membaca Q.S. Al-Fatihah membaca Q.S. Al-Baqarah, ayat 1 s/d 7, lalu pada rakaat kedua, apakah harus dilanjutkan dengan Ayat 8 dst atau dapat membaca Q.S. yang lain?
  3. Bagaimana hukumnya membaca "Bismillahirrohmanirrohiim" sebelum membaca ayat – ayat yang dibaca setelah Q.S. Al-Fatihah, apakah wajib atau dapat tanpa membaca Bismillahirrohmanirrohiim terlebih dahulu?

Jawaban:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Sebenarnya surat yang dibaca setelah bacaan al-fatihah adalah surat apa saja atau ayat mana saja dari al-qur'an, itu sudah sah. Namun memang ada beberapa surat tertentu yang dianjurkan dibaca dalam shalat-shalat tertentu, seperti pada shalat maghrib dianjurkan membaca surah al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah al-Ikhlas pada rakaat kedua (H.R. Ibnu Majah). Demikian dalam shalat Isya' membaca surah at-Tiin. Namun riwayat-riwayat yang menjelaskan surat-surat yang dibaca setelah al-fatihah ini juga berbeda-beda.

Demikian juga dalam shalat sunnah hajat, sebagian ulama mengatakan membaca ayat kursi tiga kali pada rakaat pertama dan surah al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Setelah al-fatihah juga diperbolehkan membaca ayat-ayat tertentu dari al-Qur'an, misalnya ayat puasa dari surah al-Baqarah dan seterusnya. Dan ayat-ayat yang dibaca pada rakaat kedua tidak diharuskan bersambung dari rakaat pertama.

Adapun membaca basmalah, apabila setelah al-fatihah membaca surah pendek maka sebaiknya membaca basmalah, sesuai mazhab Syafi'i, untuk membedakan bahwa bacaan setelah basmalah adalah permulaan ayat, namun bila setelah membaca al-fatihah membaca ayat dari pertengahan surah, maka tidak perlu membaca basmalah, karena basmalah adalah untuk menunjukkan permulaan surah.

Wallahu a'lam bisshowab

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Muhammad Niam