Bermakmum dengan Menepuk Pundak Mushally

—– Tanya —– Assalamu'alaikum wr wb Di kantor saya ada mushalla, ukurannya kecil sehingga jika shalat bergabung dengan akhwat. Suatu saat saya shalat ashar sendiri, jika ada kawan ihwan lalu masbuk mereka tinggal tepuk pundak saya. Lalu untuk akhwat bagaimana? Terima kasih. Wassalamu'alaikum wr wb Tedi Mustofa ——— Jawab: ——— Wa'alaikumussalam Wr. Wb. Bapak Teddy, Menepuk pundak mushally [orang yang salat] adalah sebuah isyarat adanya seseorang yang hendak bermakmum kepadanya. Demikian ini agar ia melakukan niat menjadi imam. Karena tanpa niat tsb. ia tidak mendapatkan pahala berjamaah. Sementara jamaah itu sendiri adalah sah, tanpa ada niat dari imam, selama makmum telah berniat jamaah. Jadi, niatnya imam hanya untuk dirinya sendiri, agar ia mendapatkan pahala berjamaah. Untuk wanita yang ingin berjamaah dengan seseorang yang masbuk, ia boleh menepuk pundak jika dirasa tidak menimbulkan fitnah. Dan jika dirasa demikian, ia boleh memberi isyarat apapun yang dapat dipahami oleh masbuk tsb. atau jika sulit, tak perlu ia memberi isyarat. mengetahuinya imam akan adanya seseorang yang bermakmum kepadanya tidak merupakan syarat sah-nya berjamaah. Apa yang saya sampaikan ini tidak untuk salat jumat. Karena diantara syarat sahnya salat jumat adalah dilaksanakan secara berjamaah. Pada salah ini, imam harus berniat jamaah. Demikian, semoga membantu. Abdul Ghofur Maimoen.