Diupdate terakhir: 16 Desember 1999
   Pesantren Virtual -> Fikih Keseharian -> Tata Cara Salat Hajat Dan Tahajud(2)

Tata Cara Salat Hajat Dan Tahajud(2)
Oleh KH. A. Mustofa Bisri
Seri ke-43, Senin, 1 Nopember 1999


Tanya:
Saya ingin mengajukan masalah yang mungkin Bapak dapat memberi penjelasan, yaitu:
  1. Surah apakah yang perlu kita baca jika mengerjakan salat hajat?
  2. Apa saja yang harus kita baca setelah mengerjakan salat hajat maupun salat tahajud?
Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.
M.D.
Wonosobo

Jawab:
Saya akan langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda sesuai nomor.
  1. Salat hajat, seperti kita ketahui, adalah salat yang kita kerjakan karena kita mempunyai hajat atau keperluan. Dalam hal ini ada hadisnya (baca Fikih Keseharian 42). Adapun mengenai surah yang kita baca pada saat mengerjakan salat hajat, menurut hadis Rasulullah Saw. yang saya ketahui, tidak ada ketentuan harus surah ini atau surah itu. Hanya saja ada hadis tentang salat sunnah yang lain (sunnah al-lail, misalnya) yang menyebutkan, Rasulullah Saw, setelah membaca Al-Fatihah membaca surah Al-Kaafiuun di rakaat pertama, dan membaca surah Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah di rakaat kedua. Dan begitulah, maka umumnya orang yang mengerjakan salat sunnah, termasuk salat hajat, membaca surah Al-Kaafiruun di rakaat pertama dan surah Al-Ikhlaas di rakaat kedua.
  2. Anda bisa membaca istighfar, memuji Allah, membaca selawat untuk untuk Rasulullah Saw., kemudian berdoa; misalnya doa yang diajarkan Rasulullah Saw. ini:

Demikianlah, Wallaahu A'lam.

[]
Ikuti juga risalah-risalah ini melalui email anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email anda:
  Halaman Yang Berhubungan
Fikih Keseharian Terbaru
Fikih Keseharian Sebelumnya(42)
Fikih Keseharian Sesudahnya(44)
Biografi KH.A. Mustofa Bisri