Haid Setelah Tiba Waktu Salat

Tanya:

Dalam sebuah pengajian yang pernah saya ikuti, Ustadz yang mengisi pengajian tersebut menyatakan bahwa apabila wanita mengalami haid dan haid pertama keluar pada siang hari setelah masuk waktu salat dzuhur, apabila wanita tersebut belum menjalankan salat dzuhur (baik sengaja atau tidak) maka wanita tersebut diharuskan meng-qada atau mengganti salat tersebut pada saat sudah suci.

Pertanyaan saya:

  1. Benarkan pernyataan tersebut?
  2. Adakah hadis yang menguatkan pernyataan tersebut?

Terimakasih.

Ririn

Jawab:

Saudari Ririn,

Salat diwajibkan kepada seluruh umat Islam ketika waktu salat telah tiba. Begitu azan telah berkumandang, sejak saat itulah seluruh umat Islam yang telah akil balig dikenai kewajiban menunaikan salat.

Dalam pelaksanaan salat ini, ada orang yang melaksanakannya di awal waktu (segera melakukan salat setelah waktu salat tiba/mendengar panggilan azan), ada juga yang melaksanakannya belakangan, lama setelah mendengar azan atau masuknya waktu salat.

Pertanyaan Anda berkaitan dengan waktu mengerjakan salat. Kewajiban salat sendiri telah tiba sejak azan dikumandangkan. Kewajiban ini dikenakan kepada seluruh umat Islam yang akil balig dan tidak mempunyai uzur, semisal haid atau nifas. Sementara itu, salat bisa dikerjakan sejak terdengar suara azan sampai dengan batas sebelum azan untuk waktu salat berikutnya.

Seumpama seorang wanita mengeluarkan darah haid pada pukul 13.00 atau 14.00 siang sementara pukul 12.00 sudah masuk waktu salat dzuhur, berarti kewajiban salat sudah ada sebelum darah haid keluar. Jika wanita tersebut belum menunaikan salat dzuhur, berarti ia tetap terkena kewajiban melaksanakan (baca: meng-qada) salat yang belum dilaksanakan.

Persoalannya terletak pada penundaan pelaksanaan salat. Wanita tersebut belum sempat melaksanakan salat, ketika tiba-tiba ada uzur yang menghalangi (haid). Jika sejak sebelum datangnya waktu salat sudah dalam kondisi haid memang tidak perlu meng-qada salat. Jadi, ucapan ustadz tersebut benar adanya.

Dalam hadis-hadis Nabi banyak disebutkan bahwa wanita yang sedang haid tidak diwajibkan melaksanakan salat, tidak pula meng-qadanya ketika suci. Namun demikian, dalam kasus yang Anda tanyakan, ketika memasuki waktu salat dzuhur si wanita belum haid 'kan? Haid datang beberapa saat setelah memasuki waktu salat dzuhur. Karena itu ia tetap berkewajiban meng-qada salatnya.

Demikian, semoga bisa membantu memperjelas permasalahan Anda.

Shocheh Ha.