Hak Beristeri Empat untuk Kaum Laki-laki

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pak Ustadz,

Saya pernah mendengar ceramah dari salah seorang ustadz yang menganjurkan agar semua laki-laki yang berpotensi memiliki istri lebih dari 1 (satu) orang – maksimum 4 (empat) orang. Dan menurut dia istrinya harus mengijinkan.

Saya agak risih dengan pendapat tersebut dan kalau boleh saya bertanya kepada Ustadz:

  1. Bagaimana pembenaran terhadap pendapat penceramah tersebut menurut Al Quran dan Hadits.
  2. Kalau memang demikian halnya apakah ada kewajiban setiap laki-laki yang berpotensi untuk punya istri lebih dari 1 (satu) orang. (karena yang pernah saya ketahui seorang laki-laki boleh memiliki istri lebih dari satu kalau dia dapat bersikap adil tehadap istri dan anak-anaknya.)
  3. Demikian pula kalau hal tersebut dapat dibenarkan, apa hak dan kewajiban baik laki-laki tersebut maupun istrinya dan apa batasan-batasannya menurut agama Islam terhadap kaum laki-laki.

Demikian pertanyaan saya, mohon dapat dijawab. Terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Dalam QS. an-Nisa` 4:3: "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya".

Berlaku adil adalah dalam menafkahi isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain. Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja.

Dari ayat dan keterangan di atas sudah jelas, bahwa tidak ada perintah wajib bagi orang laki-laki, baik yang berpotensi maupun yang tidak, untuk beristri lebih dari satu. Begitu juga syarat yang harus di penuhi adalah, bisa berbuat adil, sekaligus memenuhi semua kewajibannya terhadap istri dan anak-anaknya.

Bahkan dalam ayat selanjutnya, Allah telah memperingatkan kita, agar tidak sampai membuat anak-anak kita terlantar akibat kecerobohan kita sendiri. QS. an-Nisa` 4:9 "Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar."

Adapun hak dan kewajiban bagi laki-laki yang beristri lebih dari satu, sama seperti hak dan kewajiban laki-laki yang beristri satu, ditambah dengan tuntutan harus berlaku adil.

Sekian dari kami semoga bisa membantu.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Muzakki