Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Hanya Whatsapp: +6281298666226
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

MAULID NABI DAN KEBANGKITAN UMMAT
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Al-Qur'an telah merekam sebuah zaman yang sangat gelap. Kebodohan dan kesombongan menjadi kebanggaan. Anak-anak kecil laki-laki yang baru lahir dibunuh begitu saja. Fir'aun yang pada waktu itu paling berkuasa mengaku dirinya tuhan. Pada saat yang demikian menyedihkan itu Allah lahirkan seorang anak kecil, yang bernama Musa, di mana kelak ia terpilih sebagai Nabi yang mengajarkan kebenaran, membangkitkan kemanusiaan, dan menyelamatkan manusia dari kesesatan.

 
Peringatan Maulid Nabi s.a.w. dan Bid'ah
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Saya pernah membaca dari buku terbitan kementrian agama Arab Saudi bahwa Peringatan Maulid Nabi tidak pernah dilakukan dan dicontohkan pada masa Nabi Muhammad SAW maupun pada masa sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW. "Bagaimana dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia apakah ada hadist yang membenarkannya dan bagaimana sikap kita untuk menghadapi sesuatu yang dikatagorikan bid'ah?"
 
Etika Merayakan Peringatan Maulid Nabi
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Raja Al-Mudhaffar Abu Sa`id Kaukabri ibn Zainuddin Ali bin Baktakin(l. 549 H. w.630 H.), menurut Imam Al-Suyuthi tercatat sebagai raja pertama yang memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW ini dengan perayaan yang meriah luar biasa [1]. Tidak kurang dari 300.000 dinar beliau keluarkan dengan ikhlas untuk bersedekah pada hari peringatan maulid ini.

 
Detik-Detik Maulid Nabi Saw
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Sang nabi akhir zaman itu telah lahir. Namun, sangat disayangkan, Allah swt telah dengan cepat memanggil para agamawan yang menjadi “saksi penting� kebenaran Muhammad s.a.w ke sisi-Nya. Seolah-olah sebuah drama yang penuh liku, sedikit demi sedikit, para agamawan yang diharapkan kesaksiannya telah wafat. Tidak bisa dibayangkan, andaikata para agamawan ini, dan segenap murid serta keturunannya, masih hidup serta senantiasa mengikuti perkembangan bayi Nabi Muhammad saw hingga pada usia-usia dewasa dan kenabian, tentu sejarah akan berbicara lain.
 
Hukum Memakai Celana Pensil (Celana Panjang Ketat)
Ditulis oleh Ustadz Ahmad Sabiqul Himam   

Seiring dengan perkembangan zaman, cara berpakaian seseorang juga mengikuti trend, mode dan booming pakaian yang sedang berkembang. Apalagi di kalangan kaum perempuan trend dan mode pakaian seolah-olah menjadi pandangan hidup cara berpakaian masa kini. Busana-busana muslimah pun akhirnya mengikuti perkembangan trend dan mode kekinian, seperti busana muslimah dengan mode bawahan berupa celana pensil (celana dengan kain levis dan ketat /body pressed) dengan paduan baju kurung dan berjilbab, atau bawahan celana legging (celana dengan kain kaos dan ketat/body pressed) dengan dipadukan atasan berupa baju kurung dan berjilbab.

 
Asyuro Hari Keramat
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Hari Asyura atau Suro sering dianggap keramat. Masyarakat Jawa juga begitu, mereka mentradisikan memandikan atau mencuci pusaka pada hari Asyura ini. Konon kaum Quraish di masa jahiliyah juga begitu, mereka menjalankan tradisi mengganti kiswah atau selambu Ka'bah pada hari tersebut dan mereka juga melakukan puasa bertepatan hari itu.

 
Saatnya Kembali Berhijrah
Ditulis oleh Ghusni Darodjatun   

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS Al-Anfal: 72-75)

 
Sistem Manajemen Madrasah dan Pesantren [SIMAPES]
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Kami seluruh pengurus Pesantren Virtual mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijiriyah 1436. Semoga tahun baru ini kita senantiasa mendapatkan rahmat dan tafiq dari Allah swt dan kedatangan tahun baru hijriyah kali ini akan membawa kita kepada perubahan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

 
Asyura Hari Solidaritas antar Umat Beragama
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Bulan Muharram adalah bulan yang istimewa, menyimpan banyak makna yang patut ditafakkuri dan ditadabburi. Muharram tidak saja menandai awal tahun menurut penanggalan Islam, namun di dalamnya juga tersimpan hari mulia "Asyura" yang mencatat sejarah penting dan senantiasa dikenang dan diperingati oleh umat beragama samawi.
 
Tahun Baru, Mari Berhijrah
Ditulis oleh Ustadz Andre Gunawan, Lc   

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram (suci), sebagai mana yang difirmankan oleh Allah:

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram". (At-Taubah:36).

 
«MulaiSebelumnya12345BerikutnyaAkhir»

 


 

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com