Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Konsep Sakit dalam Islam Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb.

Pak Ustadz yang saya hormati, saya seorang istri (25 tahun) dan sudah hampir 3 tahun saya menikah. Selama rentang waktu tersebut saya rasakan suami saya (26 tahun) sering kali jatuh sakit. Padahal dari sisi kebersihan dan gizi makanan Insya Allah senantiasa terjaga dan tecukupi dengan baik.

Seringnya suami sakit membuat saya berpikir bahwa jangan-jangan bukan masalah lahiriah yang menyebabkan semua itu.

Bagaimanakah sebenarnya konsep sakit dalam Islam? Saya pernah mendengar bahwa bila kita sakit maka Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. Benarkah hal tsb? Adakah sakitnya suami ini karena Allah hendak meringankan dosa-dosanya ataukah ini ujian dari Allah?

Atas penjelasan Pak Ustadz saya ucapkan banyak terimakasih.


Wassalamualiikum Wr. Wb.

Dian


Jawaban:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ibu Dian, Rasulullah pernah bersabda "Perumpamaan orang muslim adalah tangkai padi yang terkadang tegak dan terkadang menunduk, sementara perumpamaan orang kafir adalah biji-bijian hanya kuat lalu akan jatuh" (H.R. Thabrani). Ini artinya sakit termasuk tanda-tanda orang muslim yang baik.

Rasulullah juga bersabda "Seorang mu'min yang sakit, ia tidak mendapatkan pahala dari sakitnya, namun diampuni dosa-dosanya" (H.R. Thabrani). Dalam hadist lain riwayat Anas Rasulullah bersabda "Seorang mu'min yang sakit lalu sembuh, maka ia laksana salju yang turun dari langit, karena bersihnya" (H.R. Bazaar).

Dalam hadist lain dikatakan :"Ketika seorang hamba diberi sakit pada badannya, maka Allah berkata kepada malaikat "tulislah kebaikan-kebaikan yang biasa dilakukannya ketika sehat, kalau ia sembuh mandikanlah ia dan bersihkan. Kalau ia meninggal maka Allah mengampuninya" (H.R. Ahmad).

Orang yang sakit dianjurkan untuk mengeluhkan sakitnya kepada Allah, karena Allah akan mendengarnya. Orang sakit juga diharuskan berobat dan berdoa untuk kesembuhannya.


Wassalam

Muhammad Niam

 
 
Surah:. Ash-Shaff (61)
Ayat: 12
 Listen to this ayat (verse)  يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
61.12. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
[ Ash-Shaff : 12 ]

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com