Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Dzikir untuk Malam Lailatul Qadar Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Pada dasarnya semua jenis dzikir baik untuk diamalkan pada malam (yg kita duga sbg malam) Lailatul Qadar. Tapi yg paling banyak dilakukan dan memang diajarkan Rasul SAW adalah sbb: Allaahumma innaka 'afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'annaa [Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah kami]. Dari A'isyah r.a. "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, seandainya aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang yang sebaiknya aku baca?". Rasulullah bersabda bacalah : "Allahuma inni afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu'anna" (H.R. Tirmidzi)

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya ingin bertanya apa saja doa dan zikir yang sebaiknya dibaca pada malam malam yang diperkirakan sebagai malam Lailatul Qadar.

Wassalammualaikum Wr. Wb

Betsy -

Jaktim

-------

Jawab

-------

Pada dasarnya semua jenis dzikir baik untuk diamalkan pada malam (yg kita duga sbg malam) Lailatul Qadar. Tapi yg paling banyak dilakukan dan memang diajarkan Rasul SAW adalah sbb: Allaahumma innaka 'afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu 'annaa [Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah kami]. Dari A'isyah r.a. "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, seandainya aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang yang sebaiknya aku baca?". Rasulullah bersabda bacalah : "Allahuma inni afuwun kariim tuhibbul 'afwa fa'fu'anna" (H.R. Tirmidzi)

Arif Hidayat

 
 
Surah:. Al Qashash (28)
Ayat: 29
 Listen to this ayat (verse)  فَلَمَّا قَضَى مُوسَىالْأَجَلَ وَسَارَ بِأَهْلِهِ آنَسَ مِن جَانِبِ الطُّورِ نَاراً قَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَاراً لَّعَلِّي آتِيكُم مِّنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ جَذْوَةٍ مِنَ النَّارِ لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ
28.29. Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan dan dia berangkat dengan keluarganya, dilihatnyalah api di lereng gunung 1120) ia berkata kepada keluarganya: "Tunggulah (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu atau (membawa) sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan". 1120). Setelah Musa a.s. menyelesaikan perjanjian dengan Syu'aib a.s. ia berangkat dengan keluarganya dengan sejumlah kambing yang diberi mertuanya, maka pada suatu malam yang sangat gelap dan dingin Musa a.s. tiba di suatu tempat tetapi setiap beliau menghidupkan api, api itu tidak mau menyala. Hal itu sangat mengherankan Musa maka ia berkata kepada istrinya sebagai tersebut dalam ayat 29.
[ Al Qashash : 29 ]

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com