Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Adzan di Depan Jenasah Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Pertanyaan:

Assalamu`alaikum wr. wb.

Selama ini saya melihat ada satu kegiatan adzan di depan jenasah (waktu masuk liang lahat). Bukankah fungsi utama adzan itu panggilan untuk menunaikan shalat, terus manfaatnya bagi si jenasah sendiri itu apa? Apakah benar jenasah itu memang harus di adzani?


Riyadi


Jawaban:

Assalamu`alaikum wr. wb.

Selain fungsinya sebagai panggilan shalat, adzan juga mempunyai fungsi lain. Ketika Husain putri Fathimah lahir, Baginda Rasul mengumandangkan adzan pada telinga kanannya. [Abu Daud, Attirmidzy dan lainnya]. Diriwayatkan dari Husain bin 'Aly ra. ia mengatakan: Berkata Rasulullأ¢h: Barang siapa mempunyai anak, kemudian ia mengumandangkan adzan pada telinga kanannya dan mengumandangkan iqأ¢mah pada telinga kirinya, maka ia tidak akan tertimpa bahaya "ummu as-shibyأ¢n" [jenis penyakit angin yang menimpa anak balita]. [HR. Ibnu As-Sunny dan Ibnu 'Addy].

Dari hadits ini, sebagian ulama' Syafi'iyah mengkiaskan orang mati yang hendak dikebumikan dengan bayi yang baru lahir. Pendapat ini banyak ditentang dikalangan Syafi'iyah sendiri, dan dianggap sebagai pendapat yang tidak mu'tamad [tidak dapat dipegang]. Ibnu Hajar dalam "Syarh al-'Ubأ¢b", menolak ritual ini, akan tetapi ia mengatakan, apabila mengebumikan mayit bertepatan dengan adzan, maka ia akan mendapatkan keringanan dalam pertanyaan malaikat.

Wallahu a`lam. Semoga membantu.


Wassalamu'alaikum wr. wb.

Abdul Ghofur Maimoen
 
 

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com