Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Berdakwah Lewat Komik dan Animasi Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

-------
Tanya
-------
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pekerjaan saya sekarang ini berkaitan dengan Illustrasi komik, dan animasi, hobby menggambar memang sudah saya gemari sedari kecil. Namun sekarang mendadak ada yg merisaukan saya tentang pekerjaan saya ini. Kemarin saya membaca hadis yang menyatakan bahwa" Yang akan mendapat siksaan paling berat di Neraka nanti adalah pelukis makhluk hidup...", dan hadis2 lain yg berkaitan dgn pelarangan gambar. Saya ingin agar saya mendapat ketenangan setelah mendapat jawaban dari kerisauan saya tsb. Padahal yang saya ingin sekali lakukan adalah berdakwah lewat komik dan animasi (do'akan cita2 saya...Insya Allah). Bagaimana ini ??? apakah ada jalan keluar yg baik buat saya renungkan ??? terimakasih....
Wassalaamu'alaikum wr wb

---------
Jawab
---------
Assalamu'alaikum wr. wb.
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadist "Orang yang membuat gambar ini akan disiksa di hari Kiyamat dan dikatakan kepada mereka "Hidupkanlah apa yang kamu ciptakan". Dalam riwayat Aisyah juga dikatakan "Suatu hari Rasulullah datang dari bepergian, sesampai di kediaman beliau melihat Aisyah telah memasang kelambu bergambar di salah satu sisi ruangan, lalu berubah raut muka beliau (tanda tidak rela), lalu beliau berkata kepada Aisyah "Tidak wahai Aisyah, sesungguhnya yang akan mendapatkan siksa pedih di hari Qiyamat adalah mereka yang menciptakan ciptaan yang menyerupai ciptaan Allah, lalu A'isyah mencopot kelambu tersebut dan memotongnya menjadikannya selimut bantal atau guling. (Bukhari Muslim). Dalam riwayat lain dikatakan "Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar-gambar atau patung-patung" (Bukhari Muslim).

Dalam riwayat Masruq:"Suatu hari kami bersama Abdullah (sahabat nabi) memasuki sebuah rumah yang penuh dengan patung-patung, lalu Abdullah bertanya "patung siapa ini?" lalu dijawab "itu patung Maryam", lalu Abdullah berkata :"Rasulullah pernah bersabda :"Sesungguhnya termasuk orang yang akan mendapatkan siksaan berat di hari kiamat nanti, orang yang membuat patung, lalu diperintahkan kepada mereka agar menghidupkan patung-patung tersebut" (H.R. Bukhari dan Muslim).

Hadist tersebut secara jelas melarang pembuatan patung, karena dikhawatirkan akan disembah dan karena membuat patung adalah membuat sesuatu menyerupai ciptaan Allah. Maka banyak ayat al-Quran mencela patung dan para pembutnya, seperti pada kisah Nabi Ibrahi a.s.

Berikut ringkasan pendapat para ulama tentang masalah gambar dan patung :

Mengambil gambar atau patung yang ditujukan utk penghormatan atau apalagi untuk dijadikan sarana ritual dan sesembahan atau untuk tujuan mesum, para ulama sepakat mengatakan haram karena ini termasuk "rijs" (kotoran) sebagaimana ditegaskan dalam surah al-Hajj ayat:30 yang artinya: "Dan jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan dusta" Para ulama juga sependapat bahwa menaruh atau meletakkan patung di dalam masjid adalah haram, karena dikhawatirkan untuk disembah dan sebaiknya mendirikan salat di tempat yang tidak ada patung, demikian juga dilarang mendirikan salat menghadap ke patung.

Gambar atau patung yang tidak untuk diagungkan atau disembah diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Tidak dalam wujud yang sempurna, sehingga benar-benar menyerupai ciptaan Allah,

2. Tidak ada maslahat khusus yang diperbolehkan agama dalam gambar atau patung tersebut,

3. Terbuat dari bahan yang tahan lama, seperti batu, kayu atau logam.

4. boneka mainan anak-anak, sebagaimana diriwayatkan A'ishah bahwa ketika masih kecil ia bermain boneka di depan Rasulullah dan beliau membantunya (H.R. Muslim)

5. patung yang digunakan untuk penelitian sejarah atau pendidikan medis, atau patung-patung yang disimpan di museum untuk keperluan ilmiyah.

Ringkasan pendapat ulama masalah gambar mahluk hidup termasuk manusia adalah sebagai berikut :

 1. Haram baik gambar tersebut secara sempurna atau tidak, dengan berlandaskan kepada hadist-hadist di atas,

2. Haram apabila dalam bentuk sempurna dan diperbolehkan apabila tidak sempurna,

3. Diharamkan apabila untuk tujuan pengagungan atau penghinaan dan apalagi utk tujuan mesum,

4. Diperbolehkan, ini pendapat Qasim bin Muhammad, salah seorang dari tujuh fuqoha madinah yang mashur. Adapun menggambar tumbuh-tumbuhan, para ulama sepakat mengatakan boleh dan tidak ada larangan.

Pada zaman sekarang ini, komik, kartun, animasi dan seni gambar lainnya telah menjadi media komunikasi publik yang cukup efektif. Penyebaran budaya dan peradaban juga banyak dilakukan dengan menggunakan media ini. Anak-anak dan generasi muda muslim kita, tidak sedikit yang telah menjadi korban kecanduan produk media seperti ini, padahal tidak sedikit media yang menjadi santapan generasi muda kita tersebut, penuh dengan unsur-unsur pencucian otak dan pengkaburan akidah. Dari pertimbangan ini, tidak disangkal bahwa media ini pun harus kita isi dengan muatan-muatan yang berisi da'wah Islamiyah, sehingga setidaknya kita mempunyai alternatif yang lebih baik untuk bisa memalingkan dan melindungi generasi kita, terutama anak-anak dari pengaruh negatif komik dan kartun yang membawa misi bertentangan dengan ajaran agama dan akidah kita.

Wallahu a'lam bissowab Wassalam

Muhammad Niam

 
 

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com