Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Hukum Menjual Kucing Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Assalamu'alaikum wr wb

Pak Ustadz, suami saya punya hobi memelihara binatang hias seperti kucing persia, ular jenis boa (tidak berbisa), dan iguana. dan karena keterbatasan tempat dan tenaga bila kucingnya beranak setelah besar saya jual di petshop untuk membeli makanannya, begitu pula dengan ularnya masalahnya sekarang saya baru tau dari khotbah di radio bahwa menjual kucing itu hukumnya haram intinya yang saya tangkap karena kucing ini tidak membawa manfaat buat yang membeli. kemudian saya coba cari referensi di internet ternyata sama hukumnya memang haram berdasarkan sunnah Nabi. 
Saya sendiri punya pendapat, pada jaman sekarang binatang hias ini sudah menjadi kebutuhan untuk sebagian masyarakat khususnya untuk para penghoby jadi bukankah itu juga bermanfaat. Karena saran dari ustadz di radio kalau kucingnya beranak ya kasihkan orang saja, masalahnya ga setiap orang mau dikasih kucing hias ini, karena butuh perawatan khusus dan makanan khusus pula. Mohon pencerahannya dan terimakasih.

wassalam,
Ajeng, surabaya

Jawab:

بيع الهرة الاهلية جائز بلا خلاف عندنا إلا ما حكاه البغوي في كتابه في شرح مختصر المزني عن ابن العاص أنه قال لا يجوز وهذا شاذ باطل مردود والمشهور جوازه وبه قال جماهير العلماء نقله القاضى عياض عن الجمهور وقال ابن المنذر أجمعت الامة على أن اتخاذه جائز ورخص في بيعه ابن عباس وابن سيرين والحكم وحماد ومالك والثوري والشافعي وأحمد واسحق وأبو حنيفة وسائر أصحاب الرأي قال وكرهت طائفة بيعه منهم أبو هريرة ومجاهد وطاووس وجابر بن زيد قال ابن المنذر إن ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم النهى عن بيعه فبيعه باطل وإلا فجائز هذا كلام ابن المنذر واحتج من منعه بحديث أبى الزبير قال سألت جابرا عن ثمن الكلب والسنور فقال زجر النبي صلى الله عليه وسلم عن ذلك) رواه مسلم 
* واحتج أصحابنا بأنه طاهر منتفع به ووجد فيه جميع شروط البيع بالخيار فجاز بيعه كالحمار والبغل والجواب عن الحديث من وجهين 
(أحدهما)
جواب أبى العباس بن العاص وأبي سليمان الخطابى والقفال وغيرهم أن المراد الهرة الوحشية فلا يصح بيعها لعدم الانتفاع بها الا على الوجه الضعيف القائل بجواز أكلها (والثاني) أن المراد نهى تنزيه والمراد النهى على العادة بتسامح الناس فيه ويتعاوزونه في العادة فهذان الجوابان هما المعتمدان.
Text di atas adalah kutipan dari kitab Majmu' Syarh Muhazzab, salah satu kitan fiqh yang dominan dalam mazhab Syafii. Artinya:
Menjual kucing piaraan hukumnya boleh tanpa ada perbedaan pendapat di kalangan mazahab kami, kecuali riwayat dari Baghawi dalam kitab Syah Muhtashar Muzani dari Ibnu Ash beliau berkata tidak boleh. Pendapat beliau itu tidak benar. Yang benar adalah boleh menjual kucing piaraan, itulah pendalah yang mashhur dan dikatakan mayoritas ulama. Ibnu Munzir bahkan mengatakan para ulama konsensus boleh memelihara kucing dan Ibnu Abbas memperbolehkan menjualnya. Pendapat serupa diriwayatkan dari imam Ibnu Sirin, Hakam, Hamad, Malik, Tsuari, Syafii, Ahmad, Ishaq, Abu Hanifah. 
Ada sebagian ulama yang memakruhkan menjuaknya dirwyatkan dari Abu Hurairah, Mujahid, Thawud, Jabir bin Zaid. Ibnu Munzir berkata, kalau ada hadist yang melarang menjualnya maka menualnya tidak sah. Pendapat yang melarang menjual kucing menggunakan hadist Abu Zubair r.a. dia bertanya kepada Jabir tentang hasil penjualan anjing dan kucing, beliau mengatakan Rasulullah saw melarangnya (h.r. Muslim). 
Para ulama mengatakan bahwa kucing adalah hewan yang suci, dan bermanfaat dan memenuhi syarat jual beli maka boleh dijual seperti keledai dan kuda poni. Adapun hadist yang melarang tersebut maksudnya adalah kucing liar maka tidak boleh dijual karena tidak ada manfaatnya. Atau maksudnya kalau masyarakat setempat memandang bahwa menjual kucing adalah tercela.

Semoga bermanfaat.

MUhammad Niam

 
 

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com