Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Whatsapp: +998903559836
Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Nikah Saat Pengantin Perempuan Haid Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Tanya:

Saya ingin tanya, bagaiman hukumnya bila pada saat akad nikah, pengantin wanitanya datang bulan (haid), apakah nikahnya sah?
Mohon diberi penjelasan, kalo bisa beserta dalilnya.

Joni Gusril - Batam


Jawab:

Mas Joni Gusril yang baik,
Dalam menyelenggarakan akad nikah tidak ada syarat yang menuntut sucinya mempelai wanita dari haid maupun nifas. Aqad nikah sah meski mempelai wanita dalam keadaan haid. Karena nikah tidak termasuk hal yang terlarang bagi perempuan yang haid.

Aktifitas atau ibadah yang tidak boleh dilakukan bagi wanita yang sedang haid adalah: salat, puasa, membaca al-Qur'an (selain Malikiyah), menyentuh/membawa mushaf, thawaf, dan berhubungan suami isteri. Maka yang perlu diingat, kalau, misal, Anda terpaksa melakukan nikah saat mempelai perempuan sedang haid, Anda harus bersabar untuk menunda bulan madu sampai dia suci.

Sekian semoga membantu.

M. Faridu Asrih
 
 

Sumbangkan Donasi

Alamat Donasi:
Bank Syariah Mandiri KCP Jepara
a/n: Kamilia Hamidah
(anggota Dewan Asatidz)
No Rek.:  7063550374

Catatan:
Donasi mohon dikonfirmasikan ke email donasi@pesantrenvirtual.com