|
Ditulis oleh Dewan Asatidz
|
|
-------
Tanya
-------
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Apakah benar jodoh di tangan Allah? Lalu, apakah kita harus berusaha
mencarinya atau kita hanya tinggal menunggu sampai jodoh itu datang?
Saya sedang jatuh cinta kepada seorang gadis. Apa yang harus saya lakukan?
Apakah saya harus berusaha mendekatinya atau saya hanya diam saja menunggu?
Demikian saja pertanyaan dari saya. Mohon dijawab karena saya sedang sangat
kebingungan.
Pandu Wicaksono
---------
Jawab
---------
wa'alaikum salam wr wb.
Buat Pandu yang baik,
memang dalam sebuah hadits di sebutkan bahwa jodoh, rejeki dan mati ada di
tangan Tuhan, namun bukan berarti kita ngga boleh /perlu berusaha untuk
meraih keinginan kita baik dalam mencari rejeki, mencari jodoh ataupun
berusaha untuk berobat di kala kita sakit.
Jodoh, rejeki atau pun kematian di tangan Tuhan maksudnya; bahwa Allah lah
yang sebenarnya yang menentukan, bukan diri kita. Kita diwajibkan untuk
selalu berusaha dan Allah yang menentukan keberhasilan usaha kita. Segala
keberhasilan yang kita peroleh bukan semata-mata usaha kita, tapi merupakan
rahmat Allah, maka nya kita diharuskan untuk selalu bersyukur dengan
keberhasilan yang telah kita peroleh, kita tidak bisa merasa sombong dengan
apa yang telah kita capai hanya karena kita telah berusaha untuk itu, sebab
sering kali kita sudah berusaha maksimal untuk menggapai apa yang kita
inginkan namun kita kurang beruntung , itu semata-mata karena Allah belum
menghendaki dan kita harus percaya bahwa Allan tidak akan menyia-nyiakan
usaha kita begitu saja. Allah pasti akan memberikan balasan-Nya, sehingga
kita tidak mudah untuk putus asa di saat tidak mendapatkan apa yang kita
inginkan.
Begitu juga dengan jodoh, kalau Pandu seneng kepada seseorang dan ingin agar
dia bisa menjadi isteri Pandu, tentunya Pandu harus berusaha sekuat tenaga
ke arah itu, namun dengan cara cara yang diperbolehkan menurut agama kita,
kalau memang dia merupakan jodoh Pandu insya Allah Allah akan melapangkan
jalan untuk itu,"al kullu muyassarun lima khuliqo lahu", segala sesuatu akan
dimudahkan jalan menuju apa yang dia diciptakan untuknya,kalau pun Pandu
sudah berusaha namun belum mendapat kan ,Yakin lah itu memang yang
dikehendaki Oleh Allah dan isnya Allah akan diberikan ganti yang lebih baik,
kadang kadang kita juga salah dalam berdo'a, kita ngotot minta agar si A
atau si B menjadi istri kita, padahal itu belum tentu baik bagi kita
nantinya, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan
datang, minta lah..Yaa Allah kalau memang si A atau si B baik bagi saya,
keluarga saya dan agama maka dekat kan lah kami, kalau memang tidak berilah
saya pengganti yang lebih baik .
Jadi kira kira dalam masalah apapun kita di tuntut untuk berusaha semaksimal
mungkin,kita tidak bisa mengharap kan hujan emas dari langit. "assama laa
thumthiru dzahaban" kata pepatah Arab
langit tidak akan menurunkan hujan emas" ,dan Allah tidak akan memberikan
rejeki kepada seorang pemalas, walaupun Allah mampu. Bukankah burung pun
untuk mendapatkan makanannya dia harus keluar dari sangkarnya ?.
Begitulah kira kira dalam memahami pesan hadits ataupun ayat al-Qur'an dalam
masalah rejeki ,jodoh dan kematian.
semoga bermanfaat.
wassalam,
Muhajirin Abdul Qadir
|