Konsultasi Ustadz. Silahkan Salam, perkenalkan diri (nama, umur, lokasi) dan sampaikan pertanyaan singkat padat.

Ust. M. Niam

Ustdzh Kamilia
Ust. Arif Hidayat

Kirim Artikel

Kami menerima kiriman tulisan untuk melengkapi referensi Islam yang termuat di website ini.
Silahkan kirim ke redaksi

Ramadhan
Etika Merayakan Iedul Fitri Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   

Idul Fitri hari Kebahagiaan dan Kemenangan

Ied-ud-Fithr terdiri dari dua kata, yaitu ied yang artinya hari raya, dari asal kata 'ayada yg artinya kembali. Dikatakan ied karena pada hari itu Allah s.w.t mengembalikan kegembiraan dan rasa suka cita kepada hambaNya. Ada yang mengatakan  disebut ied karena pada hari itu kembalinya kebaikan-kebaikan dari Allah kepada hamba, pda hari itu seorang hamba kembali dalam keadaan suci karena telah bertaubat kepada Allah dan telah meminta maaf kepada sesamanya.

 
Kajian: Laialtul Qadar Cetak E-mail
Ditulis oleh Ustadz Asep Dani   
Secara terminologi Lailatul Qodar diartikan sebagai "Malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan (83,3 Tahun)". Sebagai mana Allah swt firmankan dalam surat al-Qodar. Secara etimologi: Lailatul Qodar terdiri dari dua suku kata "Lailah" dan "al-Qodar".Lailah" berarti malam. Sedangkan kata "al-Qodar" mempunyai beberapa arti :
 
Urgensi Al-Qur’an dalam Kehidupan Muslim Cetak E-mail
Ditulis oleh Muladi Mughni, Lc.   

(Refleksi Peringatan Nuzulul Qur’an)
Pada malam hari di bulan ramadhan yang mulia ini, kita tengah memperingati malam Nuzulul Quran. Di mana “mayoritas” ulama berpendapat bahwa saat diturunkannya wahyu pertama al-Quran yaitu terjadi pada bulan suci ramadhan. Hal ini juga diperkuat dengan firman Allah swt dalam surat al-Qadr (1-5).
 

 
Menyongsong Lalilatul Qadr Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Makna Lailatul Qadar
Sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan Al-Qadar (bulan) yang disandarkan pada kalimat lailah (malam) dapat diartikan sebagai keagungan, seperti firman Allah "Wama qadarullaha haqqa qadrihi." Ia mempunyai kekuasaan dan keagungan; seperti diturunkannya Al-Quran, para malaikat, rahmat, barakah, ampunan, dan juga lailatul Qadar. Semua ini sebagai bukti kemuliaan dan keagungannya.
 
Fenomena Mengantuk dan Tidur Di Bulan Ramadhan Cetak E-mail
Ditulis oleh Abu Jidan, Roni Isroni   
Bada tahmid dan sholawat….
Satu fenomena yang sangat berkesan mendalam selama bulan ramadhan ini yang bisa diamati termasuk juga pada saat mengamati diri sendiri adalah fenomena mengantuk dan tidur . Begitu hebatnya gejala mengantuk dan tidur ini selama bulan ramadhan terutama di malam hari sampai pagi harinya. Ada apa sebetulnya? Apa yang menjadi penyebabnya? Apakah karena tiupan syetan? Bukankah syetan terbelenggu di bulan Ramadhan oleh saum kita?
 
Panduan Sholat Witir Cetak E-mail
Ditulis oleh Dewan Asatidz   
Sholat witir hukumnya sunnah muakkadah. Salat Witir disunnahkan setiap hari dan tidak hanya pada bulan Ramadhan. Witir artinya ganjil. Maka jumlah rakaatnya minimum satu rakaat dan maksimum 11 rakaat. Yang paling sempurna adalah 3 rakaat. Bila melaksanakan witir lebih tiga rakaat, maka dilakukan setiap dua rakaat salam dan ditutup dengan satu rakaat. Bila melaksanakan tiga rakaat boleh dilakukan langsung rikaat seperti sholat maghrib. Tetapi sebagian ulama melihat bahwa dipisah lebih utama, yaitu dua rakaat salam lalu satu rakaat, karena ada hadist yang mengatakan "Janganlah menyamakan witirmu dengan Maghrib".
 
Marhaban Ya Ramadhan! Cetak E-mail
Ditulis oleh Muhammad Niam   

Umat Islam kini kembali menjalankan ibadah puasa Ramadan. Bulan yang oleh Allah subhanahu wata'ala dihimpun di dalamnya rahmah (kasih sayang), maghfirah (ampunan), dan itqun minan naar (terselamatkan dari api neraka). Bulan Ramadan juga disebut dengan "shahrul Qur'an", bulan diturunkannya al-Qur'an yang merupakan lentera hidayah ketuhanan yang sangat dibutuhkan umat manusia dalam membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.

 
«MulaiSebelumnya1234567BerikutnyaAkhir»

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
 
Surah:. At Taubah (9)
Ayat: 52
 Listen to this ayat (verse)  قُلْ هَلْ تَرَبَّصُونَ بِنَا إِلاَّ إِحْدَى الْحُسْنَيَيْنِ وَنَحْنُ نَتَرَبَّصُ بِكُمْ أَن يُصِيبَكُمُ اللّهُ بِعَذَابٍ مِّنْ عِندِهِ أَوْ بِأَيْدِينَا فَتَرَبَّصُواْ إِنَّا مَعَكُم مُّتَرَبِّصُونَ
9.52. Katakanlah: "tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan [646]. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu." [646] Yaitu mendapat kemenangan atau mati syahid.
[ At Taubah : 52 ]