Kata "Kami" Dalam Al-Qur'an

—– Tanya —– Assalamualaikum Wr Wb. Pertanyaan Saya : Kita semua meyakini bahwa Allah itu Esa/Tunggal dan tidak ada satupun yang menyamainya. Tetapi mengapa didalam Al-Qur'an Allah selalu menyebut kalimat "Kami" yang berarti itu adalah jamak / lebih dari satu. Mohon penjelasan dari pihak pengasuh rubruk tanya jawab ini. Terima kasih. Wassalam Rahmat Hidayat – Depok ——- Jawab ——- Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Dalam tata bahasa Arab, ada kata ganti pertama singular [anأ¢], dan ada kata ganti pertama plural [nahnu]. Sama dengan tata bahasa lainnya. Akan tetapi, dalam bahasa Arab, kata ganti pertama plural dapat, dan sering, difungsikan sebagai singular. Dalam gramer Arab [nahwu-sharaf], hal demikian ini disebut "al-Mutakallim al-Mu'adzdzim li Nafsih-i", kata ganti pertama yang mengagungkan dirinya sendiri. Permasalahan menjadi membingungkan setelah al-Quran yang berbahasa Arab, dengan kekhasan gramernya, diterjemahkan ke dalam bahasa lain, termasuk Indonesia, yang tak mengenal "al-Mutakallim al-Mu'adzdzim li Nafsih-i" tsb. Akan tetapi, setelah mengetahui perbedaan gramer ini, kejanggalan tsb. segera dimaklumi. Demikian, semoga membantu. Wassalam, Abdul Ghofur Maimoen