Mandi Hadast Besar Setelah Fajar

Assalamu'alaikum wr. wb. Pertanyaan Saya langsung saja, apakah puasa kita sah jika mandi hadast besar dilakukan setelah masuk waktu Subuh. Sundee

—–
Jawab
—–

Assalamu'alaikum war. wab.

Disunnahkan agar mandi besar sebelum waktu subuh. Ini agar bisa memulai puasa dalam keadaan suci dari hadast. Bila tidak mandi hingga adzan Subuh, tetap sah puasanya. Demikian juga bila mandinya di waktu pagi, tetap sah dan berdosa karena mengakhirkan shalat subuh tanpa sebab. Dalam sebuah hadist sahih diriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w. pernah memasuki waktu fajar (subuh) dalam keadaan junub dari berhubungan dengan isterinya, lalu beliau mandi dan melanjutkan puasanya" (H.R. Bukhari Muslim).

Ada pendapat lemah diriwayatkan dari ABu Hurairah bahwa memasuki waktu puasa dalam keadaan junub menjadikan tidak sah puasanya. Pendapat ini didasarkan pada hadist Bukhari yang mengatakan "Barang siapa memasuki waktu pagi dalam keadaan junub, maka tidak ada puasanya baginya". Mayoritas ulama menafsiri hadist tersebut untuk mereka yang berhubungan dengan isterinya hingga fajar menyingsing dan melanjutkannya meskipun telah memasuki waktu puasa. Mengakhirkan mandi hadast hingga siang berikut ketinggalan juga shalat subuhnya, berdosa karena telah mengakhirkan shalat dengan tanpa sebab yang diperbolehkan.

Wallahu a'lam bissowab

Wassalam

Muhammad Niam