Membaca Mushaf Saat Salat Tarawih, dan Sujud Tilawah Ketika Salat

Tanya:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ustadz, saya ingin menanyakan satu pertanyaan berkaitan dengan pengalaman baru saya. Saat ini saya tinggal di Jerman, tapi di kota kami banyak orang Islam yang datang dari berbagai negara (jazirah Arab, Bosnia, Kosovo, Irak, Iran dsb). Pada Romadhon yang lalu, dalam sholat tarawih, setelah Al Fatikah kami imam membaca Qur’an tiap 1 rokaat 1 halaman.

Pertanyaan saya:
1. Adakah landasan hukum yang mendasarinya, karena selama yang saya ketahui belum pernah ada hal yang demikian (sholat sambil membaca).

2. Jika saat membaca surat setelah Al Fatikah ditemukan surat sajdah, imam dan diikuti makmumnya melakukan sujud dan kemudian setelah selesai sujud bacaan surat-nya dilanjutkan lagi. Adakah dasar hukum yang mendasari pelaksanaan ibadah ini. Jazakumullohu khoiron atas pencerahannya.

Wassalam
M. Amin

Jawab:

Saat salat tarawih sambil membaca mushaf menjadi perbedaan pendapat:
sebagian besar ulama membolehkan (Malikiyah, Syafi’iyah, Hanbaliyah) dalam salat sunat (terutama dalam Ramadhan, termasuk tarawih); Malikiyah dan Hanbaliyah memakruhkan dalam salat fardhu; Hanafiyah dan Dzahiriyah tidak membolehkan baik dalam sunat atau fardhu; Zaidiyah membolehkan asal tidak lebih dari membaca dengan melihat saja (tidak memegang dan membolak-balik mushaf). [Lihat, misalnya, Kumpulan Fatwa-nya Syeikh Gad el-Haq hal 181].

Timbulnya perbedaan ini bermula dari perbedaan pendapat : pekerjaan membaca itu termasuk membatalkan salat (karena ia termasuk pekerjaan yang panjang yang bisa merusak kekhusyukan salat) dan tidak membatalkan (karena membaca mushaf tidak merusak salat).

Menurut saya, orang yang sekiranya mampu tetap khusyuk sambil membaca/melihat mushaf, silahkan saja melakukan hal itu. Namun, jika sekiranya mengurangi kekhusyukannya, maka sebaiknya membaca apa yang dihafalnya saja.

Mengenai sujud tilawah di tengah salat, itu sudah benar caranya seperti yang Anda alami itu: saat masih berdiri (membaca surat) langsung sujud (sekali) terus balik berdiri lagi, meneruskan bacaannya. Dalil pemberlakuan sujud tilawah di tengah salat ini adalah dalil umum yang mendasari pemberlakuan sujud tilawah. Dan para ulama bersepakat bahwa sujud tilawah itu dianjurkan baik di luar salat atau di dalam salat. [Bisa dilihat, di antaranya, Bidayatul Mujtahid, bab ke-9 Sujudul Qur’an]. Wallahua’lam bisshawaab.

Wassalam
Arif Hidayat