Memegang kemaluan

Tanya:

Bagaimana hukumnya memegang kemaluan sendiri. Ada yang mengatakan (ada haditsnya) bahwa kita (laki-laki) kalau mau buang air kecil seharusnya memegang kemaluan dengan tangan kiri, dilarang dengan tangan kanan. Dalam banyak hal kadang-kadang kita sulit melakukan ini. Kalau kita memegang dengan tangan kiri bagaimana membasuhnya, apa dengan tangan kanan?

E. Sutisna

Jawab:

Saudara Sutisna,
Memegang kemaluan sendiri hukumnya boleh. Sama seperti memegang anggota tubuh yang lain. Yang tidak boleh adalah memegang kemaluan orang lain.

Memegang kemaluan dengan tangan kiri ketika sedang hajat bukan suatu keharusan, begitu pula memegang dengan tangan kanan bukanlah suatu larangan.

Hal semacam ini menyangkut kenyamanan seseorang ketika melepas hajatnya. Silakan gunakan tangan yang paling nyaman untuk memegang atau membasuhnya. Yang penting jagalah selalu kebersihan kemaluan dan lingkungan Anda.

Memang dianjurkan ketika melakukan suatu kebajikan seperti sedekah, makan, minum, berwudlu, memakai pakaian, dst…untuk dilakukan dengan tangan kanan, atau tangan kanan yang didahulukan. Sementara untuk hal-hal yang berurusan dengan bersih-bersih dilakukan oleh tangan kiri seperti cebok, membersihkan kotoran dll. Namun sekali lagi, hal ini bukan suatu keharusan. Anda tetap boleh memilih mana yang paling nyaman untuk dilakukan. Wa 'l-Lah-u a'lam.
Demikian semoga membantu.

Shocheh Ha.