Menggerakkan telunjuk saat tahiyat

Tanya:

Mengapa terkadang ada orang yang pada waktu tahiyyat jarinya digerak-gerakkan? Apakah ada dalil yang menyarankan seperti itu? (Saya rasa ada, sebab ada yang mengerjakan). Terkadang sholat saya kurang khusyu' bila dekat dengan orang yang demikian. Saya sendiri pada waktu tahiyyat hanya menunjuk saja tanpa menggerakkannya.
Terima kasih atas jawabannya.

Eko Supriyanto – Surabaya

Jawab:

Sdr. Eko,
Memang benar, ketika membaca tasyahud ada orang yang jari telunjuknya menunjuk lurus saja dan diam. Ada pula yang menggerak-gerakkan telunjuknya, bahkan cara menggerakkannya juga berlainan. Ada yang ke atas ke bawah saja, ada pula yang gerakannya melingkar. Hal itu semuanya benar, sebab masing-masing berpegang pada hadis.

Orang yang tidak menggerakkan jari telunjuknya dia mengikuti madzhab Syafi'i. Hadis yang dijadikan pegangan oleh Imam Syafii, "…..dan meletakkan tangan kirinya di atas paha kirinya dengan jari terbuka semuanya menghadap kiblat, dan tangan kanan diatas paha kanan dengan melipat semua jari kecuali jari telunjuk yang dibiarkan terbuka (menunjuk arah kiblat) beberapa lama dan agak miring (ke bawah) sedikit."

Adapun yang menggerakkan jari telunjukknya adalah yang mengikuti madzhab Hambali. Landasan hadisnya sama, tapi beda riwayat dan ada sedikit tambahan isi, yaitu kalimat "Wayuharikuha miraaran" (menggerakkannya beberapa kali). Itulah dasar mereka melakukan seperti apa yang Saudara saksikan.

Bukhori SA.