Mengucapkan "'Alayhis Salam" Dalam Salat

Tanya:

Ketika salat berjamaah, pada saat imam membaca surat al-A'la (sabbihisma rabbika al-a'la), saya sering menemukan sebagian makmum menyahut dengan ucapan "'Alayhis Salam". Sebagian makmum lainnya (termasuk saya) hanya diam, tidak menyahut dengan ucapan tersebut. Saya ingin menanyakan mana yang benar dari keduanya. Mohon penjelasan.

Kasbani – Banjarmasin

Jawab:

Dalam hal ini ada perbedaan pendapat di antara ulama. Ada yang berpendapat itu membatalkan salat, ada yang tidak. Yang pertama beralasan bahwa membaca "'Alayhis Salam" dan semacamnya termasuk ucapan yang membatalkan salat.

Pendapat kedua, ucapan seperti "'Alayhis Salam" dan semacamnya tidak membatalkan salat, alasannya karena bacaan itu tidak bertentangan dengan tujuan salat. Karena bacaan-bacaan itu sifatnya puji-pujian (kepada Nabi), dan doa-doa. Secara keseluruhan, salat itu sendiri juga berisi doa-doa (termasuk puji-pujian kepada Nabi).

Di Indonesia, kita sering mendengar bacaan-bacaan seperti "'Alayhis Salam", "balaa wa ana 'alaa dzaalika minasy syaahidiin", dll. Itu karena mayoritas muslimin Indonesia bermadzhab Syafi'iyah. Dan madzhab Syafi'iyah berpendapat bahwa bacaan-bacaan itu tidak membatalkan salat.

Udy Andriati