Najis Tidaknya Air Mani

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb.

Langsung saja, saya ingin menanyakan tentang najis tidaknya bekas air mani di celana, terus yang kedua tentang: bila memang najis, bagaimanakah caranya untuk mensucikannya?.

Wassalamualiikum Wr. Wb.

Edi P.

Jawaban:

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ulama berbeda pendapat mengenai hukumnya air mani, sebagian besar ulama mengatakan tidak najis, namun disunnahkan untuk mencucinya. Dalam riwayat Muslim Aisyah r.a. berkata "Saya menggaruk-garuk bekas mani yang menempel di baju Rasulullah, lalu beliau shalat memakai baju tersebut", ini dijadikan landasan bahwa air mani tidak najis.

Dalam hadist lain Aisyah juga meriwayatkan bahwa Rasulullah mencuci baju yang terkena air mani. (H.R. Muslim). Ini yang dijadikan landasan mazhab Maliki dan Hanafi yang mengatakan bahwa air mani najis.

Pendapat pertama mengatakan bahwa karena ada dua hadist yang bertentangan, maka hadist kedua menunjukkan bahwa itu hukumnya sunnah.

Pendapat yang mengatakan najis, cara mencucinya sama dengan mencuci najis yang lain dengan meyiramnya dengan air, hanya mazhab hanafi mengatakan cukup dengan membasahi dan menggaruk-nggaruk tempat yang terkena air mani.

Semoga membantu.

Wassalam

Muhammad Niam