Nikah Saat Pengantin Perempuan Haid

Tanya:

Saya ingin tanya, bagaiman hukumnya bila pada saat akad nikah, pengantin wanitanya datang bulan (haid), apakah nikahnya sah?
Mohon diberi penjelasan, kalo bisa beserta dalilnya.

Joni Gusril – Batam

Jawab:

Mas Joni Gusril yang baik,
Dalam menyelenggarakan akad nikah tidak ada syarat yang menuntut sucinya mempelai wanita dari haid maupun nifas. Aqad nikah sah meski mempelai wanita dalam keadaan haid. Karena nikah tidak termasuk hal yang terlarang bagi perempuan yang haid.

Aktifitas atau ibadah yang tidak boleh dilakukan bagi wanita yang sedang haid adalah: salat, puasa, membaca al-Qur'an (selain Malikiyah), menyentuh/membawa mushaf, thawaf, dan berhubungan suami isteri. Maka yang perlu diingat, kalau, misal, Anda terpaksa melakukan nikah saat mempelai perempuan sedang haid, Anda harus bersabar untuk menunda bulan madu sampai dia suci.

Sekian semoga membantu.

M. Faridu Asrih