Pengajian Ramadhan 1422 H Mutiara Ramadhan (7): Keistimewaan Orang-Orang yang Berpuasa
Dimuat Selasa, 11 Desember 2001
Rasulullah Saw. bersabda: "Sesungguhnya di dalam surga terdapat satu pintu
yang dinamakan pintu 'al-Rayan' yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang
berpuasa. Ditanyakan (oleh pintu tersebut): 'Di manakah orang-orang yang
berpuasa?' Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang
yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak akan ada lagi yang
masuk melaluinya." (HR. Muslim, dari Sahl Ibn Sa'd).
Dalam hadis tersebut Nabi Saw menerangkan keutamaan puasa dan kedudukan
orang-orang yang berpuasa di sisi Allah.
Atas keikhlasan dan kesabaran mereka dalam menjalankan ibadah puasa-dengan
menahan lapar dan dahaga, mengendalikan hawa nafsu dengan sekuat tenaga,
maka Allah mengistimewakan mereka dengan memasukkan mereka ke dalam surga
melalui pintu khusus yang bernama "Al-Rayyan". Kata ini berasal dari bentuk
infinitif al-ray yang berarti pengairan, segar, dan juga pemandangan yang
indah. Nama ini sesuai dengan keadaan orang-orang puasa yang menahan dirinya
dari makan dan minum. Dan dahaga inilah yang lebih dominan dirasakan oleh
orang yang sedang berpuasa dibanding rasa lapar. Zain Ibnu al-Munir
mengatakan: "Rasulullah mengatakan pintu al-Rayyan ada 'di dalam surga'
bukan mengatakan 'bagi surga/pintu surga', agar orang-orang merasa bahwa
dalam pintu tersebut terdapat kenikmatan dan kenyamanan surgawi (kenikmatan
di dalam kenikmatan). Maka hal ini akan menambah keinginan dan kerinduan
kepadanya."
Hadis di atas diriwayatkan juga oleh al-Nasa'i dan Ibnu Khuzaimah, dari Sa'
id Ibn 'Abdurrahman, dan yang lainnya. Dan dalam riwayat ini terdapat
tambahan: "Barangsiapa yang memasukinya (memasuki pintu al-Rayyan), maka
akan meminum darinya. Dan barangsiapa meminum darinya, maka tak akan dahaga
selamanya".
Hal itu merupakan penghormatan dari Allah, Sang Pemelihara Alam kepada
orang-orang yang berpuasa. Juga merupakan balasan bagi mereka atas
keikhlasan menjalankan ibadah. Telah dimaklumi bahwa Allah akan menanggung
pahala orang-orang yang berpuasa, sebagaimana dalam sebuah hadis: "Puasa
untuk-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya."
Pahala dan balasan Allah bagi orang-orang yang berpuasa adalah penuh, besar,
dan tiada terhitung. Ada pun masuknya orang-orang yang berpuasa melalui
pintu al-Rayyan ini merupakan tambahan pahala dan penghormatan semata.
Benar, surga mempunyai banyak pintu, di antaranya pintu bagi orang-orang
yang taat menjalankan salat, pintu bagi orang-orang yang giat berjihad,
pintu bagi orang-orang yang ikhlas berpuasa-yaitu al-Rayyan sebagaimana
telah kita bicarakan, dan di antaranya ada pintu khusus bagi orang-orang
yang suka bersedekah.
Dari Abi Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa memberi
nafkah isterinya di jalan Allah, maka akan dipanggil dari pintu surga,
'Wahai Hamba Allah! Ini adalah pintu kebaikan.' Barangsiapa termasuk ahli
salat, maka akan dipanggil dari pintu al-Shalah. Barangsiapa termasuk ahli
jihad, maka akan dipanggil dari pintu al-Jihad. Barangsiapa termasuk ahli
puasa, maka akan dipanggil dari pintu al-Rayyan. Dan barangsiapa termasuk
ahli sedekah, maka akan dipanggil dari pintu al-Shadaqah. Abu Bakar lantas
berkata, 'Demi engkau dan ibuku (ummul mukminin), ya, Rasulullah! Apakah
seseorang harus dipanggil dari pintu-pintu itu, dan adakah seseorang yang
dipanggil dari pintu-pintu itu seluruhnya?' Rasulullah menjawab, 'Iya. Dan
aku berharap semoga engkau termasuk dari mereka." (HR. al-Bukhari).
(Disunting dari al-Shiyâm fî 'l-Islam, karya Dr. Ahmad Umar Hasyim.
Penyunting dan alih bahasa: Yessi Afdiani NA. & Shocheh Ha.)
[]
Ikuti juga pengajian Ramadhan ini melalui email anda, tanpa harus membuka web site ini tiap hari. Caranya! Masukkan email anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email anda: