|
Pesantren Virtual
|
|
Do'a ialah meminta kepada
Allah untuk mendapatkan sesuatu atau keadaan yang dikehendaki, atau untuk
menolak sesuatu atau keadaan yang tidak dikehendaki.
Berdo'a adalah sunat,
sebagaimana pendapat mayoritas
ulama. Allah berfirman :
{وقال ربكم ادعوني أستجب لكم إن الذين يستكبرون عن عبادتي سيدخلون
جهنم داخرين}
"Dan berkatalah Tuhanmu : "Berdo'alah kepada-Ku niscaya akan Aku
kabulkan, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri untuk menyembah-Ku,
maka mereka akan masuk ke neraka Jahannam dengan terhina"
1ـ قال الرسول صلى الله
عليه وسلم : {إن الدعاء هو العبادة} رواه الأربعة وصححه
الترمذي.
"Sesungguhnya berdo'a itu adalah ibadah"
Tata cara
Do'a.
Ada beberapa cara berdo'a,
sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah saw. Di antaranya adalah
:
1. Menghadap
kiblat.
2. Mengangkat
tangan.
3. Memulai dengan Hamdalah
dan Sholawat.
4. Memulai do'a untuk
dirinya sendiri.
5. Mengekspresikan do'a
dengan sungguh-sungguh.
6. Yakin
terkabul.
7. Tidak tergesa-gesa minta
dikabulkan.
Do'a yang Cepat
Terkabul
Hal-hal yang perlu
diperhatikan untuk terkabulnya do'a.
1. Bersih lahir dan
bathin.
2. Melaksanakan kewajiban
dan menjauhi segala larangan.
3. Memilih waktu yang
mustajab, di antaranya :
a. Do'a di akhir sepertiga
malam.
Rasulullah bersabda : "Tuhan
kami yang maha agung turun ke langit bumi setiap malam, yaitu ketika tinggal
sepertiga akhir malam, sambil berfirman : "Baragng siapa berdo'a kepadaku, akan
aku kabulkan, barang siapa meminta kepadaku, akan aku beri, dan barang siapa
yang minta ampun akan aku ampuni".(H.R. Imam Empat)
b. Do'a setelah shalat
fardlu
Rasulullah ditanya oleh para
sahabat : "Hai Rasulullah ! do'a di waktu apakah yang paling didengar ?,
Rasulullah menjawab : "Akhir tengah malam dan akhir shalat fardlu". (H.R.
Turmuzi)
c. Do'a antara adzan dan
iqomah
Dari sahabat Anas
diriwayatkan bahwa Rasululah bersabda : "Tidak akan ditolak do'a diantara adzan
dan iqomah". (H.R. Ashabussunan)
d. Do'a disaat
bersujud
Rasulullah bersabda :
"Saat-saat paling dekatnya seorang hamba dengan Tuhannya, yaitu disaat sujud,
maka banyak-banyaklah berdo'a, sungguh akan dikabulkan". ( H.R. Muslim dan Abu
Daud)
4. Memilih keadaan yang
mustajab, di antaranya :
a. Do'a orang yang berada
jauh dari tempat orang yang dido'akan
b. Do'a orang tua, orang
yang sedang berpergian dan orang yang teraniaya
c. Do'a orang yang sedang
berpuasa dan imam yang adil
5. Memilih do'a-do'a yang
ma'tsur (yang datang dari Rasul), seperti :
"أللهم
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار"
"Ya Allah ! ya Tuhan kami !
berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, lindungilah kami dari
siksaan api neraka".
Pesantren
Virtual
Bacaan :
Al-Iqtida' fi al-Zikri wa
al-Du'a, Mahmud Jaudah Sofwan.
Al-Azkar, Imam
Nawawi.
| Halaman Yang Berhubungan | |