Tanya Jawab [446]: Mengubah Nama Anak

Alhamdulillah pada saat anak kami lahir, kami langsung memberikan nama dan sesudah beberapa hari kemudian juga dikekahkan, namun belakangan saya baru merasa kalau nama yg diberikan itu kurang baik/ kurang sreg, dlm arti kurang berbau islami ( Queen Latifa Angel ) utk itu kami telah menggantinya dgn nama Latifa Humaira Pak Ustadz,nah yg saya ingin sekali tanyakan: Apa saya telah menyalahi aturan secara islami dgn mengganti nama anak saya?

Tanya Jawab [446]:

Mengubah Nama Anak

Assalamualaikum pak ustadz…

Pak ustadz, saya masih ingin bertanya seputar tasmiyah, Alhamdulillah pada saat anak kami lahir, kami langsung memberikan nama dan sesudah beberapa hari kemudian juga dikekahkan, namun belakangan saya baru merasa kalau nama yg diberikan itu kurang baik/ kurang sreg, dlm arti kurang berbau islami ( Queen Latifa Angel ) utk itu kami telah menggantinya dgn nama Latifa Humaira Pak Ustadz,nah yg saya ingin sekali tanyakan:

1. apa saya telah menyalahi aturan secara islami dgn mengganti nama anak saya?

2. bagaimana tentang tanggapan sebagian orang yg mengatakan bahwa anak yg sering kali dirawat atau sakit-sakitan bisa terjadi karena salah pemberian nama atau keberatan nama?

krn sejujurnya saya jadi takut kalau2 apa yg dikatakan mereka itu bisa saja betul,wallahualam krn sbg seorang ibu jelas-jelas saya ingin yg terbaik buat anak saya Pak Ustadz, mengingat dalam setahun anak saya sudah dirawat 5x, padahal pertumbuhan anak saya selalu diatas rata-rata baik dlm tumbuh kembang fisiknya, tingkat kecerdasan, dsbnya.

Dan bagaimana dgn pernyataan mereka bahwa setelah nama anak diganti, si anak tdk pernah sakit-sakitan lagi? Demikian pak ustadz pertanyaan saya, Besar harapan saya pak ustadz berkenan menjawabnya atas perhatian dan jawaban pak ustadz, saya sangat berterima kasih sekali.

Wassalamualaikum wr.wb

Henie

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Yth Ibu Henie, Saya tidak melihat nama "Queen Latifa Angel" sebagai sebuah nama yang bukan Islami, walau barangkali tidak kental nuansa Islaminya. Lain misalnya dengan "Latifa Humaira" misalnya, yang teramat kental Isalmi-nya. Namun, Baiklah, saya akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan Ibu:

1. Mengganti nama bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Islam, kecuali, tentu saja, mengganti nama yang baik dengan nama yang buruk. Bahkan sebaliknya, ada perintah atau anjuran agar nama-nama yang tidak atau kurang sesuai dengan ajaran Islam diganti dengan nama yang baik. Nama yang tidak Islami bisa dicontohkan dengan nama 'Abdul Hajar' [hamba batu], 'Abdul 'Uzza' [hamba berhala "Uzza"], dan lain sebagainya. Nama-nama yang tidak Islami seperti ini harus diganti dengan nama-nama yang baik.

Diriwayatkan oleh Sahabat Hani': Datang satu delegasi kepada Nabi Muhammad saw., lalu Nabi Muhammad mendengarkan mereka menyebut sebuah nama: Abdul Hajar. Maka berkata kepadanya: "Siapa Namu kamu?", lalu ia menjawab: Abdul Hajar. Maka kemudian RasululLah saw berkata: "Sesungguhnya kamu adalah Abdullah." Adapun nama-nama yang kurang sesuai dengan ajaran Islam bisa dicontohkan dengan nama "Harb" [perang], atau "Hazin" [yang susah].

Nama-nama seperti ini sebaiknya diganti dengan nama yang labih baik, seperti pernah diajarkan oleh RasululLah saw.

Diriwayatkan oleh Said bin al-Musayyab, dari ayahnya, dari kekeknya, ia mengatakan: "Saya datang kepada Nabi Muhammad saw., lalu beliau berkata: "Siapa Namamu?" Saya menjawab: "Hazin.", lalu RasululLah berkata: "Kamu Sahl [mudah].". Ia berkata: "Saya tidak akan mengganti nama yang diberikan oleh Bapakku.". Berkata Sa' id bin Musayyab: "Maka kesusahan itu selalu (menyertai) kita setelah itu."

Dengan demikian, mengganti nama yang seperti yang Ibu lakukan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Demikian semoga membantu,

Abdul Ghofur Maimoen