Diupdate terakhir: 15 Februari 2001
   Pesantren Virtual -> Tanya Jawab -> Puasa Syawal(2)

Puasa Syawal(2)
Seri ke-84, Kamis, 15 Februari 2001


Tanya:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Tanya(1):
Saya ada pertanyaan, mohon penjelasannya. Apakah seseorang yang ingin menjalankan ibadah puasa Syawal harus mengganti puasa Ramadhannya terlebih dahulu? Terima kasih...

Tanya(2):
Bagaimana kalau kita udah terlanjur niat puasa Syawal (3 hari), tapi saya belum meng-qadha' puasa Ramadhan. Apakah puasa syawal saya batal atau 3 hari puasa itu jadi buat mengqadha puasa Ramadhan? Mohon penjelasannya.

Karena ketika saya tanya seorang teman karena Syawal hanya sebulan maka dia kira kita bisa mengqadha puasa Ramadhan di bulan berikutnya dengan kata lain kita mendahulukan puasa Syawal. Saya puasanya 10 hari terakhir syawal. Terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Gta-Batam

Jawab:

Mengqadha' Ramadhan sebaiknya memang secepatnya dilakukan begitu usai hari raya. Namun itu tidak merupakan syarat sahnya puasa Syawal. Sehingga misalnya Anda mendahulukan puasa Syawal, baik sengaja atau tidak, itu tetap saja sah. Hanya saja Anda tidak melaksanakan keutamaan (afdhaliyyah).

Begitu juga jika Anda telah melakukan 3 hari puasa Syawal, maka itu tetap menjadi puasa Syawal, tidak berubah menjadi qadha'. Wallahua'lam bisshawaab.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Arif Hidayat


[]
Ikuti juga tanya jawab ini melalui email anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email anda:
  Halaman Yang Berhubungan
Tanya Jawab Terbaru
Tanya Jawab Sebelumnya(83)
Tanya Jawab Sesudahnya(85)