Asma'ul Husna
Seri ke-214, Rabu, 26 September 2001
Tanya:
Di pasaran banyak dijual buku asmaaul husna (99 nama Allah), apakah itu ada
hadisnya? Kalau ada apakah sahih? Dan apakah ke-99 nama Allah tersebut
diriwayatkan langsung oleh Rasullullah Muhammad Saw. dengan sedetil itu
pada para sahabat. Bahkan dituliskan di buku tersebut, bila nama-nama Allah
tersebut dibaca sekian kali akan berkasiat ini..., misalnya. Karena yang
saya tahu berdasar dari QS. 17: 110 dan QS. 7: 180 dengan mengacu pada QS.
59: 22 - 24 (sbg. ayat "Asmaa-ul Husna"), sepertinya Allah swt. sudah
menetapkan bahwa "Asmaaul Husna"nya Allah swt. adalah seperti yang
tercantum dalam QS. 59: 22 - 24. Jadi "99" nama Allah yang beredar di
pasaran itu bagaimana?
Terima kasih atas bantuannya untuk menjawab pertanyaan saya.
Adelia
Jawab:
Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyatakan demikian:
"Allah s.w.t. bersabda "Dan sesungguhnya Allah mempunyai nama-nama yang
bagus, maka berdoalah dengannya" (Q.S. Al-A'raf : 180). Dan Nabi Muhammad
s.a.w. pernah berkata: "Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, seratus
kurang satu, barangsiapa menghafalnya maka akan masuk sorga (man ahsyaaha
dakhalal jannah), sesungguhnya Allah adalah Zat Yang Ganjil (satu) dan
menyukai (hitungan) yang ganjil (dalam ibadah), lalu disebutkannya
nama-nama Allah yang berjumlah 99 tersebut. Imam Nawawi juga menegaskan
bahwa hadis tersebut diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, adapun nama-nama
Allah secara terperinci telah diriwayatkan oleh Tirmizi dan ulama hadis
lainnya dengan sanad yang baik (hasan)."
Arti "ahsya" adalah menghafalkannya sebagaimana ditegaskan oleh Bukhari
dan kebanyakan ulama lainnya. Pendapat ini diperkuat dengan riwayat sahih
yang mengatakan dengan nash "hafidza" artinya menghafalkan. Pendapat lain
mengatakan bahwa maksudnya adalah mengetahui makna dan arti dari nama-nama
Allah tersebut dan mengimaninya. Pendapat ketiga mengatakan bahwa maksudnya
adalah mendalami, menjaga maksudnya serta mengimplementasikan semua
kandungan maknanya ke dalam kehidupan nyata.
Imam Nawawi juga menegaskan dalam Syarh Sahih Muslim, bahwa para ulama
telah mencapai konsensus bahwa hadis di atas tidak menunjukkan bahwa Allah
s.w.t hanya mempunyai 99 nama, akan tetapi yang dimaksud dalam hadis bahwa
barangsiapa menghafalkan ke 99 nama Allah tersebut, insya Allah akan masuk
sorga. Maka tersebutlah dalam satu hadis Nabi berdo'a: "Aku memohon
kepadaMu dengan semua nama yang telah Engkau jadikan mereka nama untukMu,
ataupun nama-nama yang Engkau rahasaikan di sampingMu". Nama-nama Allah swt
ini semuanya merupakan "tauqifiyah" (hanya Allah yang berhak memberikan dan
menjadikannya sebagai nama Allah).
Sesuai pendapat yang ketiga di atas, yang terpenting terhadap nama-nama
Allah adalah mengimaninya dan mengamalkan kandungan isinya sebagi
manifestasi dari keimanan tadi, tidak sekedar menghafalkan dan
mengucapkannya, karena pengetahuan dan keimanan tidak lain adalah untuk
diamalkan bukan sekedar diucapkan. Wallahu a'lam bissowab.
Muhammad Niam
[]
Ikuti juga tanya jawab ini melalui email anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email anda: