Berdakwah Lewat Komik dan Animasi
Seri ke-341, Sabtu, 9 November 2002
Pertanyaan:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pekerjaan saya sekarang ini berkaitan dengan
Illustrasi komik, dan animasi, hobby menggambar memang
sudah saya gemari sedari kecil. Namun sekarang
mendadak ada yg merisaukan saya tentang pekerjaan saya
ini. Kemarin saya membaca hadis yang menyatakan bahwa"
Yang akan mendapat siksaan paling berat di Neraka
nanti adalah pelukis makhluk hidup...", dan hadis-hadis
lain yg berkaitan dgn pelarangan gambar.
Saya ingin agar saya mendapat ketenangan setelah
mendapat jawaban dari kerisauan saya tsb. Padahal yang
saya ingin sekali lakukan adalah berdakwah lewat komik
dan animasi (do'akan cita2 saya, Insya Allah).
Bagaimana ini? Apakah ada jalan keluar yg baik buat
saya renungkan? Terima kasih.
Wassalaamu'alaikum wr wb
Jawaban:
Assalamu'alaikum wr. wb.
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadist "Orang yang membuat gambar ini
akan disiksa di hari Kiyamat dan dikatakan kepada mereka "Hidupkanlah apa
yang kamu ciptakan". Dalam riwayat Aisyah juga dikatakan "Suatu hari
Rasulullah datang dari bepergian, sesampai di kediaman beliau melihat Aisyah
telah memasang kelambu bergambar di salah satu sisi ruangan, lalu berubah
raut muka beliau (tanda tidak rela), lalu beliau berkata kepada Aisyah
"Tidak wahai Aisyah, sesungguhnya yang akan mendapatkan siksa pedih di hari
Qiyamat adalah mereka yang menciptakan ciptaan yang menyerupai ciptaan
Allah, lalu A'isyah mencopot kelambu tersebut dan memotongnya menjadikannya
selimut bantal atau guling. (Bukhari Muslim).
Dalam riwayat lain dikatakan "Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di
dalamnya terdapat anjing dan gambar-gambar atau patung-patung" (Bukhari
Muslim).
Dalam riwayat Masruq:"Suatu hari kami bersama Abdullah (sahabat nabi)
memasuki sebuah rumah yang penuh dengan patung-patung, lalu Abdullah
bertanya "patung siapa ini?" lalu dijawab "itu patung Maryam", lalu Abdullah
berkata :"Rasulullah pernah bersabda :"Sesungguhnya termasuk orang yang akan
mendapatkan siksaan berat di hari kiamat nanti, orang yang membuat
patung, lalu diperintahkan kepada mereka agar menghidupkan patung-patung
tersebut" (H.R. Bukhari dan Muslim).
Hadist tersebut secara jelas melarang pembuatan patung, karena dikhawatirkan
akan disembah dan karena membuat patung adalah membuat sesuatu menyerupai
ciptaan Allah. Maka banyak ayat al-Quran mencela patung dan para pembutnya, seperti
pada kisah Nabi Ibrahim a.s.
Berikut ringkasan pendapat para ulama tentang masalah gambar dan patung:
Mengambil gambar atau patung yang ditujukan utk penghormatan atau apalagi
untuk dijadikan sarana ritual dan sesembahan atau untuk tujuan mesum, para
ulama sepakat mengatakan haram karena ini termasuk "rijs" (kotoran)
sebagaimana ditegaskan dalam surah al-Hajj ayat:30 yang artinya:
"Dan jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan
dusta"
Para ulama juga sependapat bahwa menaruh atau meletakkan patung di dalam
masjid adalah haram, karena dikhawatirkan untuk disembah dan sebaiknya
mendirikan salat di tempat yang tidak ada patung, demikian juga dilarang mendirikan
salat menghadap ke patung.B
Gambar atau patung yang tidak untuk diagungkan atau disembah diperbolehkan
dengan ketentuan sebagai berikut:
Tidak dalam wujud yang sempurna, sehingga benar-benar menyerupai ciptaan
Allah,
Tidak ada maslahat khusus yang diperbolehkan agama dalam gambar atau
patung tersebut,
Terbuat dari bahan yang tahan lama, seperti batu, kayu atau logam.
boneka mainan anak-anak, sebagaimana diriwayatkan A'ishah bahwa ketika
masih kecil ia bermain boneka di depan Rasulullah dan beliau membantunya (H.R. Muslim)
patung yang digunakan untuk penelitian sejarah atau pendidikan medis,
atau patung-patung yang disimpan di museum untuk keperluan ilmiah,
Ringkasan pendapat ulama masalah gambar mahluk hidup termasuk manusia adalah
sebagai berikut:
Haram baik gambar tersebut secara sempurna atau tidak, dengan
berlandaskan kepada hadist-hadist di atas,
Haram apabila dalam bentuk sempurna dan diperbolehkan apabila tidak
sempurna,
Diharamkan apabila untuk tujuan pengagungan atau penghinaan dan apalagi
utk tujuan mesum,
Diperbolehkan, ini pendapat Qasim bin Muhammad, salah seorang dari tujuh
fuqoha madinah yang mashur.
Adapun menggambar tumbuh-tumbuhan, para ulama sepakat mengatakan boleh dan
tidak ada larangan.
Pada zaman sekarang ini, komik, kartun, animasi dan seni gambar lainnya
telah menjadi media komunikasi publik yang cukup efektif. Penyebaran budaya
dan peradaban juga banyak dilakukan dengan menggunakan media ini. Anak-anak
dan generasi
muda muslim kita, tidak sedikit yang telah menjadi korban kecanduan produk
media seperti ini, padahal tidak sedikit media yang menjadi santapan
generasi muda kita tersebut, penuh dengan unsur-unsur pencucian otak dan
pengkaburan akidah. Dari pertimbangan ini, tidak disangkal bahwa media ini
pun harus kita isi dengan muatan-muatan yang berisi da'wah Islamiyah,
sehingga setidaknya kita mempunyai alternatif yang lebih baik untuk bisa
memalingkan dan melindungi generasi kita, terutama anak-anak dari pengaruh
negatif komik dan kartun yang membawa misi bertentangan dengan ajaran agama
dan akidah kita.
Wallahu a'lam bissowab
Wassalam
Muhammad Niam
[]
Ikuti juga tanya jawab ini melalui email Anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email Anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email Anda: