"HasbunalLâh Wa ni'mal-wakîl"
Seri ke-360, Jum'at, 15 November 2002
Pertanyaan:
Saya sering mendengar bacaan:
HASBUNALLAHU WA NI'WAL WAKIL,
NI'MAL MAULA WA NI'MANNASHIR
Apakah arti bacaan tersebut diatas? Bersumber dari
apa? Qur'an ataukah Hadits?
Terima kasih atas jawabannya.
Hormat,
EKO
Jawaban:
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Bpk. Eko Yth.
Sebelumnya, yang benar adalah "HasbunalLâh Wa ni'mal-wakîl", bukan "Wa
ni'wal", dengan huruf "m" bukan "w". Mungkin Bapak salah ketik.
Berikut, letak kalimat-kaliat dzikir yang Bapak tanyakan dalam al-Quran:
"(Yaitu) orang-orang (yang menta'ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada
orang-orang yang mengatakan:"Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan
untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu
menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "HasbunalLâh Wani'mal-Wakîl",
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik
Pelindung". (QS. 3:173)
"Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu.
Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong [Ni'mal-Mawla
Wani'man-Nashîr]". (QS. 8:40)
"Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia
telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam
agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah)
telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu
pula) dalam (al-Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan
supaya kamu semua menjadi saksi atau segenap manusia, maka dirikanlah
shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah
Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong [Fa
"Ni'mal-Mawla Wani'man-Nashîr"]". (QS. 22:78)
Jadi, kalimat-kalimat dzikir tsb, diambil dari nash-nash al-Quran. Menurut
sebagian Ulama' kalimat-kalimat tsb. adalah bagian dari Asmaul-Husna, yang
baik untuk disebut-sebut dalam dzikir, sesuai dengan maksud yang diinginkan.
Apabila seseorang menginginkan anpunan dari Allah, maka ia mengucapkan "Yâ
Ghafûr" [Wahai Dzat Maha Pengampun], bila ingin mendapat kelapangan rizqi,
maka mengucapkan "Yâ Razzâq" [Wahai Dzat Pemberi rizqi]. Begitu pula di
sini, jika ingin mendapatkan perlindungan, mengucapkan HasbunalLlah-u
Wani'mal-Wakîl, Ni'mal-Mawlâ Wani'man-Nashîr". Arti dzkir ini adalah:
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung,
Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong".
Demikian, semoga membantu.
Abdul Ghofur Maimoen.
Sumber keterangan: "F. Bari" karya Ibn Hajar.
[]
Ikuti juga tanya jawab ini melalui email Anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email Anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email Anda: