Diupdate terakhir: 14 Februari 2003
   Pesantren Virtual -> Tanya Jawab -> Ijab Kabul dalam Qurban

Ijab Kabul dalam Qurban
Seri ke-396, Jum'at, 07 Februari 2003


Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pertanyaan saya tentang "tata cara Qurban" dapat dijawab degan panjang lebar. Pertanyaan saya :

1. sewaktu penyerahan dan pemotongan hewan adakah ijab kabul?
2. pengertian kata diberikan daging kurban kepada "yang terdekat" itu apa?
3. bolehkah daging kurban diberikan kepada agama non muslim dari pada diberikan kepada muslim tetapi sedikit jauh jaraknya (antara hajat dengan kampung kurang lebih 1 km)?

Terima kasih atas jawabannya.


Wassalamu'alaikum wr. wb.

Yudi
Bandung


Jawaban:

Wa'alaikumussalam Wr. Wb.
  1. Tidak perlu ada ijab-kabul. Yang diperlukan adalah kefahaman dari kedua belah pihak, seorang yang menyerahkan hewan kurban, dan pihak panitia yang menjadi wakil dalam pelaksanaan kurban. Seorang yang berkurban harus faham dan mengerti bahwa ketika ia menyerahkan hewan kurban adalah sedang mewakilkan pelaksanaan kurban. Begitu pula panitia, ketika ia menerima hewan kurban, ia mengerti dan sadar bahwa ia sedang menjadi wakil pelaksanaan kurban.

    Yang diperlukan lagi adalah ketika panitia menyembelih, ia harus niat menyembelih kurban.


  2. Yang terdekat maksudnya adalah keluarga dan kawan dekat. Mereka mendapat jatah sepertiga.


  3. Baik diberikan kepada Yahudi dan Kristiani, atau kepada Muslim di tempat yang jauh, hukumnya boleh, selama mereka membutuhkan. Sebagian ulama menghukuminya sebagai tindakan makruh.

Semoga membantu. Wallahu a'lam bissowab.


Wassalam

Abdul Ghofur Maimoen


[]
Ikuti juga tanya jawab ini melalui email Anda, tanpa susah-susah lagi membuka web site ini. Caranya! Masukkan email Anda di text-box, lalu klik tombol berikut.
Email Anda:
  Halaman Yang Berhubungan
Tanya Jawab Terbaru
Tanya Jawab Sebelumnya(395)
Tanya Jawab Sesudahnya(397)