Tes Darah ketika Puasa, Batalkah?

Pertanyaan:

Asalaamu’alaikum Wr. Wb.

Mohon dijawab pertanyaan saya di bawah ini:

Saya sedang menjalani puasa Ramadhan, tetapi saya harus melakukan tes darah. Bagaimanakah nilai puasa saya, batal apa tidak? Mohon dijawab berikut hadis atau ayat-ayatnya.

Wasalaamu’alaikum Wr. Wb.

W. Ningrum
Jawaban:

Assalamu’alaikum wr. wb.
Yth. Sdr. W. Ningrum,

Mengeluarkan darah (maksudnya bukan darah wanita) pada saat puasa tidak membatalkannya.

Kasus yang mirip masalah ini dalam fiqih klasik adalah pembahasan sah tidaknya puasa orang yang melakukan "cantuk" (berbekam [Indonesia], dalam bahasa arab disebut "hijamah", yaitu cara pengobatan tradisional dengan menyedot darah kotor dalam tubuh dengan menggunakan alat tanduk binatang). Ini karena cantuk juga mengeluarkan darah dengan sengaja, maka hukumnya sama dengan mengelaurkan darah untuk tes laboratorium, atau mungkin untuk donor darah.

Sebagian besar ulama mengatakan puasanya tidak batal, karena ada hadis Ibnu Abbas yang mengatakan "Rasulullah melakukan cantuk pada saat puasa dan ihram" (H.R. Bukhari).

Pendapat lain mengatakan batal puasa orang yang melakukan cantuk, karena Rasulullah pernah bersabda "Batal puasanya orang yang dicantuk dan melakukan cantuk" (H.R. Tirmizi). Namun pendapat pertama mengatakan bahwa hadis ini telah dinasakh (abrogasi) dengan hadis pertama, terbukti dengan beberapa riwayat yang mengatakan bahwa Rasulullah memberi keringanan kepada umatnya untuk melakukan cantuk. Ada juga yang mengatakan bahwa alasan mengapa orang yang melakukan cantuk batal puasanya, karena mengeluarkan darah bisa menyebabkan lemasnya orang yang sedang puasa sehingga dengan alasan ini dilarang, namun alasan ini tentu tidak begitu kuat mengingat sangat subyektif.

Jadi pendapat terkuat tetap mengatakan bahwa mengeluarkan darah saat puasa tidak membatalkan puasa.

Wallahu a’lam bis shawab

Wassalam

Muhammad Niam