JANGAN HUJAT PEMIMPIN
أخرج ابن جريرعن أنس رضي الله قال: نهانا كبراؤنا من أصحاب محمد صلى الله عليه وسلم، قال: لا تسبوا أمراءكم، ولا تغشوهم ولا تعصوهم، واتقوا الله واصبروا، فإن الآمر قريب. حياة الصحابة
Dalam kitab Hayatusshohabah dari Anas r.a. berkata: Para pembesar Sahabat Rasulullah s.a.w. melarang kita menghujat pemimpin. Janganlah kalian menghujat pemimpin kalian, jangan kalian curangi, jangan kalian membangkang, takutlah kepada Allah dan bersabarlh karena semua akan berlalu.

Suatu hari Abu Dzar selesai berkhidmah di kediaman Rasullah saw lalu ke masjid, kemudian tertidur di lantai masjid. Kemudian Rasulullah malam-malam ke masjid. Ketika beliau melihat ABu Dzar tertidur dibangunkannya dgn kaki belliau hingga terbangun. Rasululllah berkata: Wahai Abu Dzar apa engkau tidak tidur di tempat lain? Abu Dzar menjawab: Kemana aku tidur wahari Rasulullah? Aku tidak punya rumah selain masjid ini.
Lalu Rasulullah saw duduk dan berkata: Bagaimana jika kamu dikeluarkan dari masjid ini?
Abu Dzar: Aku akan ke Syam (Siria) karena di sana kawasan hijrah, tempat para nabi aku akan menjadi penduduk di sana.
Rasulullah: Bagaimana jika ternyata engkau juga dikeluarkan dari Syam?
Abu Dzar: Aku akan angkat senjata sampai mati.
Rasulullah: Bagus, tapi aku tunjukkan engkau sikap yg lebih baik. Ikuti mereka bagaimana mereka memimpin kalian. Patuhi mereka bagaimana mereka mengarahkan kalian, Lakukan itu hingga kalian menemuiku.

Riwayat tersebut mengajarkan bahwa taat kepada pemerintah muslim yang sah, meskipun mereka dzalim itu lebih baik dari pada menentang mereka, apalagi sampai menghujat mereka. Persatuan lebih penting daripada perpecahan.