“Man Ana?” merupakan modul pelatihan penguatan kapasitas santri, pengenalan jati diri santri, santri seharusnya seperti apa? Santri tidak seharusnya menjadi apa? Skill dasar santri harus bisa apa? Santri itu ciri khasnya apa? Santriwati ciri khasnya apa?

Bagaimana memotivasi santri menemukan jatidirinya dan menyiapkan dirinya menjadi santri sejati selamanya. Bagaimana santri siap menembus ruang dan waktu yang terus bekembang. Bagaimana santri mampu hidup di era yang serba cepat dan maju tanpa harus kehilangan jati dirinya. Santri adalah identitas yang melekat abadi, maka harus ditanamkan sebaik mungkin.

Pelatihan bisa melibatkan sampai 300 santri dengan pendekatan partisipatif, dialog dan permainan.